KPU Minta ASN, TNI-Polri di Parepare Tak Terlibat Politik Praktis

Ilustrasi - Massa pada kampanye akbar Massedi, Sabtu (14/11). | Dok. Tim Media

Ilustrasi - Massa pada kampanye akbar Massedi, Sabtu (14/11). | Dok. Tim Media

POJOKSULSEL.com, PAREPARE – KPU Parepare menggelar Workshop Pilkada Netral dan Berintegritas, bersama Aparatur Sipil Negara (ASN), TNI dan Polri, di Hotel Kenari, Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Bumi Harapan, Kecamatan Bacukiki Barat, Kota Parepare, Sulawesi Selatan (Sulsel), Sabtu (4/11/2017).

Kegiatan ini dihadiri langsung Ketua KPU Sulsel Muh Iqbal Latief, Komisioner Divisi Hukum dan Pengawasan KPU Sulsel Khaerul Mannan, Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sulsel La Ode Arumahi, Ketua KPU Parepare Nur Nahdiyah, dan segenap komisioner KPU Parepare.

Iqbal Latief mengatakan, kegiatan ini untuk menciptakan Pilkada yang berkualitas, melibatkan seluruh lapisan dan stakeholder yang ada.

Hal itu, kata dia, untuk kepentingan semua pihak, agar mengetahui dan memahami aturan atau regulasi.

“Jadi, aturan yang ada tidak hanya untuk diketahui oleh penyelenggara Pilkada, dalam hal ini KPU. Tetapi, juga bagi penyelenggara pemerintahan maupun aparat keamanan,” kata dia.

Sementara, La Ode Arumahi mengemukakan, dalam rangka pihaknya telah membentuk Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) kabupaten/kota maupun kecamatan, hingga TPS.

Selain itu, kata dia, pihaknya juga terus melakukan peningkatan kapasitas Panwaslu.

“Kami akan berusaha maksimal untuk membantu jalannya Pilkada. Selain itu, melakukan kegiatan pencegahan dan penindakan. Itu penting karena jika hanya penindakan maka hanya akan menguras energi. Maka, pencegahan merupakan hal yang utama dan sangat penting,”jelasnya.

Pengawas Pemilu, tambah dia, mengawasi netralitas ASN, TNI dan Polri, terlebih.

“Ketiga lembaga ini tidak boleh dan dilarang untuk melakukan politik praktis,” tegasnya.



loading...

Feeds