UPM Berikan Peluang Pelajar dari Makassar Kuliah Bisnis

Direktur Marketing Universitas Prasetiya Mulya Harold P Hurabarat | POJOKSULSEL - MUH FADLY

Direktur Marketing Universitas Prasetiya Mulya Harold P Hurabarat | POJOKSULSEL - MUH FADLY

POJOKSULSEL.com, MAKASSAR – Universitas Prasetiya Mulya (UPM) melakukan sosialisasi ke tujuh kota di Indonesia. Salah satu sasarannya adalah Kota Makassar yang berlangsung di Hotel Novotel Makassar, Senin (23/10/2017).

Road show ke Kota Makassar ini bertujuan untuk memberikan kesempatan kepada pelajar Makassar melanjutkan studi di Universitas Prasetiya Mulya. Sebab selama ini, 85 persen mahasiwa universitas Prasetiya Mulya adalah warga Jakarta.

Direktur Marketing Universitas Prasetiya Mulya Harold P Hurabarat mengatakan, mahasiswa Makassar yang kuliah di Universitas Prasetiya Mulya hanya berjumlah belasan orang.

Padahal Universitas Prasetiya Mulya menawarkan pembelajaran bisnis, sebagai pendorong utama dari awal penggunaan ilmu pengetahuan terapan.

Pada road show ini, Universitas Prasetiya Mulya menggandeng para alumni dan mahasiswa yang berprestasi. Mereka akan memberikan gambaran kepada orang tua dan calon mahasiswa baru tentang kampus Universitas Prasetiya Mulya. Kegiatan ini juga menyediakan sesi konsultasi bagi para calon mahasiswa baru dalam memilih studi starata satu (S1).

“Kalau saat ini jurusan favorit itu adalah bisnis, finance and banking dan bisnis matematika,” kata Harold.

Harold menjelaskan, kesempatan yang diberikan kepada putra daerah tersebut untuk memacu perkembangan bisnis di seluruh wilayah di Indonesia. Para alumni diharapkan dapat berkontribusi untuk daerahnya.

Lebih jauh Harold mengatakan, sebagai sekolah tinggi bisnis pertama di Indonesia, Universitas Prasetiya Mulya telah bertransformasi ke jenjang universitas sejak awal 2016 lalu.

Universitas Prasetiya Mulya mempersiapkan lulusan yang memang siap bekerja dan berbisnis. Mereka dilatih oleh tenaga pengajar dan praktisi berpengalaman. Dan saat ini, 40 persen tenaga pengajarnya merupakan alumni luar negeri.

“Tetapi peesiapan angkatan kerja dan pebisnis ini tetap peka terhadap lingkungan dan sosial,” kata Harold.

Mahasiwa dilatih sejak awal untuk merumuskan dan mengembangkan konsep-konsep bisnis di daerah, lewat program Community developmant. Para mahasiswa akan dikirim ke daerah untuk mempelajari peluang usaha dan mitra bisnis.

“Kalau saat ini, alimni kita 5 sampai 10 persen telah menjadi enterpreneur. Ini yang ingin terus kita pacuh,” kata Harold.

Universitas Prasetiya Mulya, kata Harold, terus menyeimbangkan komposisi belajar bisnis dan terapan. Sejak awal, mahasiswa dikirim ke perusahaan sebagai mahasiswa magang. Sehingga tidak heran, kalau 45 persen mahasiswa Universitas Prasetiya Mulya telah diminta untuk bekerja di perusahaan sebelum di wisuda.

Karena itu, lanjut Harold, peluang ini harus bersosialisasi secara masif ke daerah, agar semakin banyak putra daerah yang bisa berkontribusi mengembangkan bisnis di daerah.

(muh fadly/pojoksulsel)



loading...

Feeds

Munafri Arifuddin

3 Strategi Gerindra Menangkan Appi-Cicu

POJOKSULSEL.com, MAKASSAR – Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerindra Kota Makassar Hendrik Horas membeberkan, strategi pemenangan Partai Gerindra untuk …