Arsene Wenger Ulang Tahun, Ini Filosofi yang Diterapkan Bersama Arsenal

Arsene Wenger foto : TalkSport

Arsene Wenger foto : TalkSport

POJOKSULSEL.com – Arsene Wenger adalah manajer yang sangat identik dengan filosofi atraktif dan super menyerang. Jika berbicara Arsenal di era modern, kita membicarakan tim Inggris dengan permainan paling enak dilihat.

Tak hanya itu, sebelum Stadion Emirates lunas, Wenger juga lebih sering membeli pemain mentah, muda, dan kemudian dimatangkan menjadi pemain besar.

 

Filosofi Wenger yakni 4-2-3-1 hampir tak tersentuh sepanjang kariernya di Arsenal. Mungkin baru musim lalu dia akhirnya menerima fakta harus beradaptasi dan memakai pola tiga bek, dan itu terjadi sampai saat ini.

Sebelumnya, Wenger selalu memainkan pola menyerang, umpan pendek, sejenis tiki-taka. Tak ayal, Arsenal menjadi tim yang paling berbeda ketimbang tim Inggris lain yang notabene lebih sering menggunakan taktik Kick and Rush.

Sementara itu, banyak sekali pemain-pemain yang dimatangkan oleh Wenger. Berikut adalah beberapa nama yang mencapai performa terhebat di bawah asuhan Wenger.

Patrick Vieira

Wenger mendatangkan Vieira pada awal karier di Arsenal. Dia adalah bagian dari tim cadangan AC Milan saat itu. Tapi, Wenger mampu mengembangkan sang pemain dan menjadi salah satu gelandang jangkar terbaik pada masanya.

Vieira juga menjadi ikon dan kapten Arsenal cukup lama. Dia adalah bagian dari tiga trofi Premier League yang diangkat Arsenal.

Kolo Toure

Didatangkan pada 2002, tak satu pun tahu siapa itu Kolo Toure. Tapi, dia menjadi pemain sangat versatile ketika didatangkan dari ASEC Mimosas. Bisa bermain di pos bek tengah, bek kanan, dan gelandang bertahan, Toure menjadi bagian penting di dalam tim.

Toure, bahkan tak tergantikan di jantung pertahanan tim dan memberikan sesuatu yang spesial, apalagi dia juga bagian dari The Invincibles.

Cesc Fabregas

Sosok dari La Masia yang menjadi bagian dari Arsenal sejak 2003. Dia bahkan menjalani debut di tim senior pada usia 16 tahun dan telah menjadi gelandang andalan tim pada usia 17 tahun.

Fabregas berkembang sangat pesat dan menjadi sosok yang dipuja fans Arsenal pada masanya. Sayang, Fabregas memilih kembali ke Barcelona dan pada beberapa tahun lalu malah berkhianat hingga menjadi bagian Chelsea sampai saat ini.

Robin van Persie

RvP bergabung dengan Arsenal pada 2004 dari Feyenoord dan tak langsung menjadi andalan. Awalnya dia memang lebih sering menjadi bagian rotasi dan dikenal sebagai winger.

Tapi, seiring berjalannya waktu, Van Persie akhirnya mendapat kepercayaan karena bermain baik pada posisi striker. Dia mencetak lebih dari 70 gol dari 200 laga bersama Arsenal.

Masih banyak wonderkid-wonderkid lain yang dimatangkan oleh Wenger. Mulai dari Theo Walcott, Aaron Ramsey, hingga yang sekarang muncul seperti Hector Bellerin. Masih banyak nama lain yang tak bisa disebutkan satu persatu.

Sayang, sejak Emirates lunas, Arsenal mulai membeli bintang dan itu membuat perkembangan pemain muda di dalam tim tersendat dan tak selancar biasanya.

(rap/JPC/pojoksulsel)



loading...

Feeds

IYL-Cakka

IYL: Mari Ciptakan Politik Santun

POJOKSULSEL.com, MAKASSAR – Rapat Koordinasi (Rakor) jaringan pemuda dan mahasiswa untuk Ichsan Yasin Limpo-Andi Mudzakkar (IYL-Cakka), sukses digelar di Hotel …
Indra Sjafri

PSSI: Terima Kasih Indra Sjafri

POJOKSULSEL.com, JAKARTA – Indra Sjafri sudah resmi tidak menangani lagi Timnas Indonesia U-19. Kepastian itu diungkapkan PSSI pada jumpa pers …
Setya Novanto

Ini Kata Setnov Soal Tahanan KPK

POJOKSULSEL.com, JAKARTA – Tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan e-KTP Setya Novanto sudah dua hari menginap di rumah tahanan lembaga antirasuah …
Andi Sudirman Sulaiman

Sudirman Sulaiman Sasar 70 Desa di Wajo

POJOKSULSEL.com, WAJO – Menyusuri desa-desa, menyapa dan mendengarkan harapan serta keluhan masyarakat menjadi bagian yang menarik dari aktifitas bakal calon …