Banggar Setujui Alokasi Anggaran untuk 2.790 Guru Sukarela

Ilustrasi

Ilustrasi

POJOKSULSEL.com, MAKASSAR – Badan Anggaran Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Makassar menetapkan Rp1,45 miliar tambahan gaji bagi 990 guru tenaga sukarela ke dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Perubahan 2017. Anggaran tersebut untuk menambah Rp3 Miliar lebih usulan Dinas Pendidikan Makassar terhadap 1800 guru honorer.

Dalam rapat banggar yang digelar Minggu (15/10/2017), anggota banggar sepakat menambah anggaran sebesar Rp1,45 miliar untuk pembayaran 2.790 gaji guru honorer yang ada di Dinas Pendidikan Kota Makassar.

“Anggaran tambahan untuk dinas pendidikan kurang lebih 1.452.000.000 bagi 2.790 tenaga guru honorer saya ketuk,” kata Wakil Ketua DPRD Kota Makassar, Indira Mulyasari Paramastuti Ilham, sebagai pimpinan Rapat Banggar usai mendapat persetujuan peserta rapat.

Sebelumnya, Dinas Pendidikan Makassar mengusulkan anggaran Rp3 M di RAPBD Perubahan untuk 1800 guru tenaga honorer. Asumsinya, setiap guru mendapatkan Rp550 ribu/bulan selama triwulan akhir ini. Namun, jumlah tenaga guru sukarela seluruhnya ada 2790 guru. Jadi, 990 guru sukarela diusulkan belum menerima SK Walikota dan belum dianggarkan dalam RAPBD 2017. Guru sukarela ini mengantongi SK Kepala Sekolah dengan insentif dari dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS).

Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar, Ismunandar, mengatakan bahwa sebelumnya pihaknya hanya mengajukan anggaran untuk pembayaran honor gaji 1800 guru berstatus Honorer atau yang mengantongi SK dari Walikota Makassar. Hal ini disesuaikan dengan anggaran yang ada di Dinas Pendidikan.

Penetapan 1800 guru tersebut berdasarkan peringkat masa kerja, mulai dari 2 tahun masa pengabdian.

“Sesuai dengan kapasitas anggaran tadi hanya berkisar 3M itu. Karena kita proyeksikan hanya bisa menganggarkan 1.800 guru yang masa kerjanya ada yang 4 sampai 5 tahun. Tapi kalau anggaran kita bertambah, kenapa tidak, kita akan angkat semua, apalagi memang keberadaan mereka itu sesuai kebutuhan pihak sekolah,” kata Ismunandar, Rabu (18/10/2017) kemarin.

Meski begitu, Ismunandar mengatakan akan menyesuaikan kondisi kebutuhan sekolah. Jika mengacu pada perhitungan Dinas Pendidikan maka Dinas Pendidikan membutuhkan Rp1,45 miliar tambahan dana untuk membiayai 2.790 tenaga honorer. “Kalau itu diangkat semua kita kekurangan anggaran 1,45 miliar. Kalau mau diangkat semua yang masa kerjanya di bawah 2 tahun,” tambah Ismunandar.

(chaidir pratama/pojoksulsel)



loading...

Feeds

lutra, luwu utara, adv pemkab lutra, adv lutra, bupati lutra, indah putri indriani, bupati cantik

Bupati Lutra: SOP Wajib Dipublikasikan

STANDAR Operasional Prosedur (SOP) adalah kumpulan peraturan yang dibuat untuk mempermudah seseorang/kelompok/organisasi dalam bekerja. Dalam instansi pemerintahan, SOP berfungsi untuk …