Soal Pakaian Dinas, Sandiaga Uno Mengaku Tak Tahu Aturannya

ubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan dan Sandiaga Uno berangkat bersama di hari pertama bekerja, Selasa (17/10). (Instagram/@aniesbaswedan)

ubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan dan Sandiaga Uno berangkat bersama di hari pertama bekerja, Selasa (17/10). (Instagram/@aniesbaswedan)

POJOKSULSEL.com – Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno tampil kekinian saat bekerja pada hari pertama di Balai Kota, Jakarta, Selasa (17/10/2017).

Dia memadukan pakaian dinas harian (PDH) dengan sepatu kets.

Namun, gaya Sandiaga ternyata tidak sesuai dengan Peraturan Gubernur DKI Nomor 23 Tahun 2016 Tentang Pakaian Dinas.

Aturan itu dikeluarkan ketika Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok menjabat sebagai Gubernur DKI.

Dalam pasal 3 bagian a disebutkan, kelengkapan PDH terdiri dari ikat pinggang nilon warna hitam dengan kepala berbahan kuningan dengan lambang Jaya Raya, kaus kaki warna hitam, dan sepatu warna hitam dengan model pantofel.

Nah, Sandiaga ternyata juga tak mengenakan ikat pinggang.

Menanggapi hal itu, Sandiaga mengaku tidak mengetahui Pergub DKI Nomor 23 Tahun 2016 Tentang Pakaian Dinas. “Enggak boleh (pakai sepatu kets)?” kata Sandiaga di Dinas UMKM, Jakarta, Selasa (17/10).

Begitu dijelaskan tentang Pergub DKI Nomor 23 Tahun 2016 Tentang Pakaian Dinas, Sandiaga menyampaikan alasannya mengenakan sepatu kets.

“Menurut saya harus ini karena kadang-kadang pantofel susah dibawa jalan,” ujar Sandiaga

Menurut Sandiaga, sebuah peraturan yang dibuat harus sesuai dengan perubahan zaman.

“Kalau semuanya enggak bisa melihat perkembangan zaman, akan sulit kita bersaing,” kata Sandiaga.

(gil/jpnn/pojoksulsel)



loading...

Feeds

Munafri Arifuddin

3 Strategi Gerindra Menangkan Appi-Cicu

POJOKSULSEL.com, MAKASSAR – Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerindra Kota Makassar Hendrik Horas membeberkan, strategi pemenangan Partai Gerindra untuk …