KPI Sulsel Dorong Figur Perempuan Berkarir Politik

Ilustrasi

Ilustrasi

POJOKSULSEL.com, MAKASSAR – Koalisi Perempuan Indonesia (KPI) Sulawesi Selatan merespons positif keterlibatan perempuan dalam linih politik. Bahkan KPI Sulsel terus mendorong figur perempuan terlibat dalam urusan politik.

Staf Divisi Advokasi KPI Sulsel Alita Karen menyambut baik aturan KPU terkait keterlibatan perempuan dalam politik. karen mengatakan, harus diketahui bahwa kebutuhan perempuan hanya paling diketahui oleh sesama perempuan.

“Hanya perempuan yang bisa mengerti kebutuhan perempuan. Itu taglinenya. Tapi sebetulnya artinya lebih luas,” kata Karen.

Karen benar-benar merasaka perencanaan pembangunan yang tidak melibatkan perempuan. Sehingga banyak kebutuhan dasar perempuan terabaikan.

Misalnya, minimnya pelibatan perempuan pada perencanaan pembangunan di Dinas pekerjaan umum (PU). Sehingga seringkali kebutuhan khusus perempuan dalam pembangunan tata ruang terabaikan.

“Contoh sederhana saja, seperti toilet, itu digabung jadi satu antara laki dan perempuan, tidak dipisahkan. Kalau ada keterlibatan perempuan, mereka akan lebih tahu apa yang dibutuhkan,” ujar Karen.

Bukan hanya aturan mengenai keterlibatan 30% perempuan dalam kepengurusan parpol serta 30% perempuan dalam daftar calon legislatif. Pihaknya juga mendorong perempuan untuk maju sebagai calon kepala daerah atau wakilnya.

Ia pun menegaskan, sudah seharusnya perempuan maju dalam perhelatan pilkada, baik pemilihan gubernur, walikota dan bupati. Terlebih jika mengacu pada pilkada periode lalu, jumlah pemilih perempuan lebih banyak daripada pemilih laki-laki.

“Statistik pilkada terakhir memang begitu. Sudah seharusnya perempuan didorong untuk maju,” tuturnya.

Dari data KPU Sulsel diketahui jumlah pemilih perempuan di Sulsel berdasarkan DPT Pilpres 2014 dan Pilkada 2015/2017, terdiri atas 3.065.094 pemilih laki-laki dan 3.258.617 pemilih perempuan.

Pada pilkada kabupaten/kota maupun Pilgub Sulsel, sejumlah kandidat perempuan bakal calon kepala daerah maupun wakil kepala daerah mulai muncul untuk bertarung, di antaranya Fatmawati Rusdi di Sidrap, Rahmatika Dewi dan Indira Mulyasari di Pilwalkot Makassar, dan Aliyah Mustika Ilham pada Pilgub Sulsel.

Aliyah sendiri, rencananya berpasangan dengan Agus Arifin Nu’mang, Wakil Gubernur Sulsel sekarang. Dan baru mulai gencar melakuka sosialisasi. Dan akan bertarung melawan pasangan lainnya.

(muh fadly/pojoksulsel)



loading...

Feeds