Perempuan, Calon Wakil Walikota Pilihan Danny Pomanto

Djusman AR bersama Danny Pomanto

Djusman AR bersama Danny Pomanto

POJOKSULSEL.com, MAKASSAR – Teka-teki siapa bakal calon wakil walikota Makassar yang akan mendampingi kandidat petahana Danny Pomanto, mulai terkuak. Dia adalah sosok perempuan dan politisi.

Advisor Danny Pomanto, Djusman AR membocorkan, Danny mengambil sosok perempuan, lebih disebabkan karena penerima penghargaan Mayor of the Year “Rising Star” dari Singapura itu, ingin mencari pasangan yang cermat dan sejuk.

“Pak Danny adalah pemimpin yang cerdas dan tegas. Jadi beliau harus mencari pasangan yang cermat dan sejuk. Dalam konstitusi, wakil itu tupoksinya pengawasan dan penindakan. Cermat atau teliti itu identik dgn kesejukan keibuan pemimpin,” kata Djusman.

Ditanya tentang siapa sosok perempuan politikus yang dimaksudnya, Djusman enggan membocorkannya. “Soal siapa sosok perempun calon pendamping Danny itu, belum saatnya untuk dipublis. Yang pasti, ini akan membuat kejutan baru di Makassar,” kata Djusman.

Djusman lebih tertarik mengurai mengapa Makassar layak mempertahankan Danny Pomanto. Menurut dia, Danny adalah adalah pemimpin yang kreatif berlatar belakang arsitek handal. “Kita bisa lihat bagaimana karyanya. Belum lagi prestasi Adipura Nasional dan Adipura Asean yang suksesdiraihnya,” ujar Direktur LP Sibuk ini.

Djusman menambahkan, sosok Danny sebagai pemimpin kreatif. Itu bisa dilihat dari kesuksesannya merintis F8 dua tahun berturut-turut yang menghadirkan duta-duta 24 negara. “Prestasi ini bukan hanya pengakuan masyarakat Makassar, tapi juga disampaikan langsung Presiden Joko Widodo yang menyebut Makassar layak dijadikan kota percontohan dalam perekonomian dan inflasi,” ujar Djusman.

Kembali ke soal pendamping Danny, Djusman mengurai, dari 4 nama yang menguat, kini mengkristal satu nama. “Alhamdulillah yang terpilih itu untuk jadi pasangan adalah memang merupakan figur yang dinanti warga Makassar, selain cerdas juga cermat dan energik. Dan Pak Danny butuh pendamping yang energik serta mampu memahami posisinya secara proporsional,” tandas Djusman.

(gunawan songki/pojoksulsel)



loading...

Feeds