Pembunuh Wanita Hamil di Maros Ditangkap di Pangkep

Herman (32), tersangka pembunuh wanita hamil yang ditemukan di Dusun Semanggi Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan (Sulsel).

Herman (32), tersangka pembunuh wanita hamil yang ditemukan di Dusun Semanggi Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan (Sulsel).

POJOKSULSEL.com, MAKASSAR – Hanya berselang satu hari setelah ditemukannya jenazah Ratna (31) di Dusun Semanggi Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan (Sulsel), tersangka pelaku pembunuhannya Herman (32) berhasil dibekuk.

Herman dibekuk oleh gabungan personel Unit Resmob Polda Sulsel dan Timsus Polda Sulsel di Kabupaten Pangkep, Rabu (4/10/2017).

 

Berdasar interogasi, Herman nekat menghabisi nyawa ibu hamil itu karena tidak tahan terus dimaki setiap hari saat di tempat kerja.

“Motifnya sakit hati terhadap korban yang sering memarahinya dengan makian,” kata Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol Dicky Sondani, Rabu (4/10/2017).

Dikatakan Dicky Sondani, pelaku membunuh korban di Jalan Galangan Kapal Kecamatan Ujung Tanah, Kota Makassar, Sabtu (30/9/2017) malam.

Setelah korban dipastikan meninggal dunia, pelaku langsung mengangkutnya menggunakan sebuah mobil truk. Korban lalu dibuang di semak-semak di Kabupaten Maros.

Setelah melakukan aksinya, pelaku langsung bersembunyi di Pabrik Tonasa II di Kabupaten Pangkep. Hingga, pada akhirnya anggota mendapatkan informasi keberadaan pelaku tersebut.

“Korban ini dicekik dari belakang dengan menggunakan seutas tali nilon,” kata Dicky Sondani.

Setelah diinterogasi, pelaku dibawa untuk menunjukan tali nilon yang dipakainya menghabisi nyawa korban. Namun pelaku malah menunjukkan tempat yang salah. Kemudian, pelaku melarikan diri.

Anggota mencoba memperingatkan dengan menembak ke udara tiga kali. Tetapi pelaku terus berlari. Anggota langsung mengambil tindakam tegas dengan menembak kaki pelaku.

Sebelumnya, pada Selasa (3/10/2017) sesosok mayat perempuan hamil, ditemukan oleh warga di semak-semak. Berdasarkan hasil visum, korban diperkirakan telah meninggal dunia sejak 4 hari sebelum ditemukan. Wajah korban sudah tidak dapat dikenali karena telah terjadi pembusukan.

(muh fadly/pojoksulsel)



loading...

Feeds