6 Pernikahan Paling Heboh di Sulsel dan Menjadi Viral

Pernikahan terheboh di Sulawesi di sepanjang 2017

Pernikahan terheboh di Sulawesi di sepanjang 2017

POJOKSULSEL.com, MAKASSAR – Sepanjang tahun 2017 ini, terjadi beberapa pernikahan heboh dan menjadi viral di media sosial.

Sebut saja pernikahan remaja 14 tahun di Bulukumba Sulawesi Selatan (Sulsel) pada 13 Juli 2017 lalu yang menjadi buah bibir masyarakat.

 

Terbaru, seorang bocah yang masih duduk di bangku SMP, menikahi gadis yang usianya setahun lebih tua, Yana, yang duduk di bangku SMA.

Pernikahan itu terjadi lantaran kedua orangtua sang pengantin memang sudah menjodohkan keduanya.

Sepekan sebelumnya, masyarakat Sulawei juga dihebohkan dengan pernikahan sejenis Kampung Erelebu Barat, Kelurahan Ekatiro, Kecamatan Bontotiro, Kabupaten Bulukumba, Sulsel.

Meski banyak yang tak percaya, tapi kesaksian sang fotografer pernikahan tersebut mengungkap kebenaran kabar tersebut.

Sebelumnya, masyarakat Sulsel juga dihebohkan dengan pernikahan kakek 62 tahun dengan gadis 18 tahun.

Nah, sepanjang 2017, sejumlah pernikahan di Sulawesi beberapa kali menjadi sorotan publik.

Bukan hanya soal uang panaik yang cukup besar maupun perbedaan usia pasangan, tapi juga pernikahan tidak lazim yang mungkin hanya terjadi di Sulawesi.

Penasaran? Simak lima pernikahan terheboh yang dirangkum pojoksatu.id, Senin 2 Oktober 2017:

1. Kakek 62 Tahun Nikahi Gadis 18 Tahun Gara-gara Kopi

Pernikahan kakek 62 tahun dengan gadis 18 tahun di Dusun Moncongloe, Desa Paccilekang, Kecamatan Pattallassang, Gowa, Sulawesi Selatan membuat heboh masyarakat Sulsel.

Pasangan beda usia itu yakni kakek Sulaeman Daeng Ngampa (62) dan Diana Daeng Ngani (18). Keduanya menggelar sesepsi pernikahan pada Senin (17/7/2017).

Sulaeman Daeng Ngampa (62) resmi memperistri gadis 18 tahun, Diana Daeng Ngani di Dusung Moncongloe, Desa Paccilekang, Kecamatan Pattallassang, Gowa, Sulawesi Selatan (Sulsel).(Ikhsan/Fajar/JawaPos.com)

Kisah asmara beda generasi tersebut mulai bersemi pada akhir 2016. Ketika Sulaeman berkunjung ke rumah Daeng Caco di Dusun Moncongloe, Desa Paccilekang, Kecamatan Pattallassang, Gowa.

Getaran tersebut tidak pernah dirasakan Sulaeman sejak istrinya meninggal setahun tiga bulan sebelumnya. Saat itu Diana membuatkan kopi Sulaeman.

“Dia tidak sekolah sejak lulus SD. Jadi, setiap saya datang, dia (Diana, Red) yang membuatkan kopi. Dan, saya jatuh cinta juga dengan kopinya,” ungkap Sulaeman disambut tawa dan tepuk tangan oleh keluarga Diana yang berkumpul di rumahnya.

Sejak saat itu, Sulaeman rajin berkunjung ke rumah Daeng Caco. “Awalnya, saya suka sama besi yang dibuat bapaknya. Lama-lama saya suka juga sama anaknya,” ucap Sulaeman.



loading...

Feeds

kesehatan, bahaya obesitas, bahaya kegemukan, penyakit obesitas, obesitas, penyebab obesitas, penyebab kegemukan

Ini 4 Tanda Tubuh Anda Kurang Serat

POJOKSULSEL.com – Memenuhi kebutuhan serat sehari-hari merupakan langkah awal untuk menjaga kesehatan agar tubuh tetap prima. Sebab, kurang serat merupakan …