Lihat Nih, Wali Kota Kupang Bawa Plastik Tertangkap Kamera Naik KRL, Netizen Heboh

Wali Kota Kupang, Jeffry Riwu Kore

Wali Kota Kupang, Jeffry Riwu Kore

POJOKSULSEL.com, JAKARTA – Netizen kembali dihebohkan dengan foto pejabat daerah yang tertangkap kamera sedang naik fasilitas umum Kereta Rel Listrik (KRL). Pejabat itu, tidak lain Wali Kota Kupang, Jeffry Riwu Kore.

Dalam foto itu, tampak tidak ada yang orang yang mempedulikannya. Orang di sekitarnya tampak cuek saja.

Walikota yang baru saja dilantik itu tengah berada di Jakarta dan menggunakan commuterline tujuan Bintaro – Jakarta.

Beredarnya foto tersebut di sosial media membuat netizen pecah. Ada yang menyanjung, dan ada juga yang mengatakan jika itu hanya sebuah pencitraan saja.

Foto itu sendiri diupload akun Facebook atasnama @Noni Haullussy Radjah Pono. Akun itu memposting tujuh buah foto sang walikota disertai dengan komentarnya.

“Bertemu dalam kereta dari Bintaro menuju Jakarta dengan walikota kupang bpk Jefri Riwu Kore. Pejabat publik yang sangat sederhana. Sehat terus ya pak Jeriko. Tuhan memberkatimu,” tulis akun tersebut.

Sejak diposting sekitar pukul 12.00 WIB, 24 September sudah muncul beragam komentar. Seperti Nita Adi, misalnya. “Ketangkap kamera,hehehe.mantap bapak Jefry,,,ttaplah rendah hati dlm melayani masyarakat kota kupang,Tuhan Yesus sllu mmberkati,,,,,,,,”

Akun Facebook lain juga seperti Daud Gah menulis “Pak Jefri Riwu Kore memang luar biasa sederhananya aa.”

Namun ada juga yang menyebut itu sebuah pencitraan. “Ko mau tipu sapa? Jujur sudah ini pencitraan kan.. masa ada jalur busway dari bintaro kah??????” tulis akun Ferdi Lukas.

Saat dimintai keterangan Jeffry tidak mengetahui dirinya bakal ramai dibicarakan media sosial. Ia tidak membantah tengah baik kereta saat berada di Jakarta.

“Saya biasanya naik kereta kalau ke Jakarta, dan itu kebiasaan saya sejak menjadi anggota DPR RI,” kata Jeffry menepis anggapan pencitraan.

Ia berharap aksinya itu menjadi pesan positif bahwa pentingnya menggunakan fasilitas umun. “Sebenarnya sekarang hari Minggu pasti jalan sepi, tapi saya lebih baik naik kereta biar sopir saya menunggu di stasiun,” terangnya.

Sebelumnya mantan anggota DPR yang pernah duduk di Komisi X ini juga bikin heboh dengan menolak penghargaan dari Universitas Gajah Mada atas penilaian daerahnya, Kupang, memiliki indeks kondisi keuangan terbaik. Alasan penolakan tersebut kata politisi Partai Demorkat dikarenakan perlu dikaji ulang.

(pojoksatu)



loading...

Feeds