OOPS! Ternyata Ada Situs Lelang Keperawanan di Indonesia, Baca Deh…

Ilustrasi

Ilustrasi

POJOKSULSEL.com – Sebuah situs baru saja terungkap. Dimana situs yang dibangun di Indonesia itu memberikan layanan lelang keperawanan.

Situs yang belum diketahui pasti keberadaannya itu, program lelang keperawanan tak lain untuk mengentaskan kemiskinan di Indonesia. Itu dengan menarik para donasi dari kaum adam.

Situs kontroversial itu mendapat reaksi keras dari pemerintah. Lelang perawan dan kawin kontrak bila dapat dibuktikan maka dapat dianggap sebagai bentuk eksploitasi kaum perempuan.

Situs itu sendiri diketauhui dengan nama domain nikahsirri.com.

Diketahui, dalam Undang-Undang tentang Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang, disebutkan bahwa ‘eksploitasi adalah tindakan dengan atau tanpa persetujuan korban yang meliputi tetapi tidak terbatas pada pelacuran, kerja atau pelayanan paksa, perbudakan atau praktik serupa perbudakan, penindasan, pemerasan, pemanfaatan fisik, seksual, organ reproduksi, atau secara melawan hukum memindahkan atau mentransplantasi oragan dan atau jaringan tubuh atau memanfaatkan tenaga atau kemampuan seseorang oleh pihak lain untuk mendapatkan keuntungan baik materiil maupun imaterial’.

“Lelang perawan dan kawin kontrak ini adalah salah satu bentuk eksploitasi kaum perempuan. Program ini sama halnya dengan pelacuran terselubung yang dibalut dengan prosesi lelang perawan dan kawin kontrak dengan modus agama,” tukas Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Yohana Yembise, Jumat (22/9).

Yohana mendesak pihak kepolisian dan Kementerian Komunikasi dan Informatika untuk segera menindaklanjuti situs terkait yang menyebarluaskan informasi yang menyesatkan masyarakat.

Bahkan, Yohana juga mempertanyakan, apakah dalam kasus ini terbukti adanya unsur eksploitasi sehingga melanggar pidana dan unsur pelanggaran norma kesusilaan dalam Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik.

“Masih banyak cara untuk mengentaskan kemiskinan salah satunya melalui program pemberdayaan ekonomi. Saya tidak membenarkan program mengentaskan kemiskinan melalui lelang keperawanan dan kawin kontrak,” tegasnya.



loading...

Feeds