Puluhan Personel Kepolisian Kawal Jalur Pengakutan Logistik Proyek PLTB

Kapolres Parepare AKBP Priya Budi

Kapolres Parepare AKBP Priya Budi

POJOKSULSEL.com, PAREPARE – Kepala Kepolisian Resort Kota Parepare, Sulawesi Selatan (Sulsel) AKBP Pria Budi mengatakan, baru kali pertama pihaknya melakukan pengawalan dan pengamanan terhadap mega proyek berskala besar.

Pria menjelaskan, proyek pretesius pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB), membutuhkan pengawalan dan pengamanan saat proses pengangkutan logistic menuju site atau titik lokasi, di Kabupaten Sidrap.

“Dari sisi kuantitas dan kapasitas proyek ini memang sangat besar. Butuh pengawalan dan pengamanan, kami tempatkan 40 personel di beberapa titik dan di banti oleh personil dari stokholder lainnya‎,” jelas Pria Budi, Kamis (14/9/2017).

Dia mengungkapkan, terdapat 22 titik yang dianggap perlu untuk diamankan, berhubung pengangkutan losgistic yang punya kapasitas besar tersebut menggunakan jalur utama.

“Tentu sedikit banyak proses pengangkutan logistic menggangg aktifitas warga,” ungkapnya.

Sehingga, kata dia, jadwal pengangkutan logistic berupa baling-baling PLTB di mulai pada pukul 12 malam hingga pukul 4 pagi.

Tak hanya pengawalan dilakukan oleh Polres Parepare, hal serupa juga dilakukan oleh pihak Polres Sidrap.

“Pengamanan ini tentu terintegrasi dari seluruh aparat kepolisian, kita bekerja sama dengan polres Parepare, DLLAJ dan Pelindo,” kata AKBP Witarsa Aji.

Mantan Kapolres Kabupaten Enrekang itu menjelaskan, jarak pengakutan logistic dari pelabuhan Perepare menuju site sepanjang 10 KM.

“Di Sidrap sendiri ada dua titik pengawalan. ‎Di lokasi tentu kami dan dari internal perusahaan ada pengamanan juga. Kita siapkan 30 personil,”katanya.

Menurut dia, proyek tersebut sangat besar dan membanggakan sehingga pihaknya sangat mendukung investasi di wilayah Kabupaten Sidrap.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, alat utama berupa baling-baling PLTB tiba di pelabuhan Cappa Ujung, Parepare, Senin lalu menggunakan Kapal khsus dari Negara Cina.

Puluhan baling-baling tersebut diketahui berjumlah 90 unit dengan panjang 60 meter. Pengakutan menuju lokasi dilakukan secara bertahap dan membutuhkan waktu selama hampir sepekan.

Kepala KSOP Parepare, Stanislaus Wembly Wetik, menjamin, pembongkaran logistic PLTB di pelabuhan Nusantara tidak mengganggu aktifitas pelayaran.

Dia mengaku, pihaknya bersama PT Pelindo, telah berkoordinasi selama dalam proses pengangkutan logistic tersebut. (haerul amran/pojoksulsel)



loading...

Feeds