Bupati Indah Perkenalkan Wisata Lutra di Hadapan Kajati Sulsel

BUPATI Luwu Utara, Indah Putri Indriani, meminta Kepala Kejaksaan (Kajati) Tinggi Sulawesi Selatan untuk mengunjungi beberapa destinasi wisata di Luwu Utara. Permintaan tersebut disampaikan orang nomor satu di Luwu Utara itu di acara Malam Ramah Tamah dan Santap Malam Bersama dengan rombongan Kajati Sulsel, Rabu (14/9), di Rujab Bupati.

“Adalah kesyukuran buat kami, masyarakat dan pemerintah, atas kunjungan bapak Kajati. Olehnya itu, kami berharap bapak dan rombongan berkenan mengunjungi satu-dua destinasi wisata yang ada di sini dengan tidak meninggalkan tujuan utama dari kunjungan kita kali ini,” ujar Indah saat memberikan sambutan selamat datang.

Menurut Indah, Luwu Utara mempunyai wahana wisata yang sangat indah dan tentunya sangat memacu adrenalin. Jika salah satunya bisa dikunjungi, kata Indah, tentu akan membawa pesan yang berbeda kepada masyarakat yang belum pernah berkunjung ke Luwu Utara,” terang Indah.

Sementara itu, Kajati Sulsel, Jan Samuel Maringka, dalam sambutannya menyambut baik apa yang diutarakan Bupati Luwu Utara. “Kita tentunya ingin mengunjungi semua potensi wisata yang ada di Luwu Utara, bukan cuma sekali-dua kali, tapi kita ingin berkali-kali, tentu sesuai dengan waktu penugasan yang diberikan kepada kami,” ujar Jan Samuel.

Di hadapan Bupati, Forkompimda, serta seluruh Pimpinan SKPD dan unsur pejabat lainnya, Jan Samuel juga menjelaskan maksud dari kunjungan kerjanya ke Luwu Utara. Dia menjelaskan, kunjungannya bersama rombongan adalah bagian dari penugasan dalam rangka konsolidasi.

“Kunjungan ini bagian dari penugasan dalam wujud konsolidasi. Kita ingin memahami, menjalin silaturahmi, dan membangun sinergitas dengan seluruh elemen, kita juga ingin mengetahui bagaimana sinergitas kejaksaan di tengah-tengah masyarakat,” jelas Jan Samuel.

Masih kata Jan, apa yang dilakukan adalah bagian dari perubahan konsep penegakan hukum yang diamanahkan Presiden, dalam konteks reformasi di bidang hukum. Apa yang kita lakukan malam ini adalah sebuah perubahan konsep penegakan hukum yang sedang dijalankan bapak Presiden, dalam konteks reformasi di bidang hukum,” pungkas Jan.

Malam ramah tamah berlangsung meriah dan penuh keakraban. Beberapa kegiatan yang menjadikannya meriah adalah adalah pegelaran pentas tari-tarian, stand up comedy dari komika lokal SMA 8 Lutra, pentas parodi dari anak-anak SMA Negeri 8 Luwu Utara, dan diakhiri dengan dero bersama. (rls/pojoksulsel)



loading...

Feeds

Coba Cara Ini Agar Sperma Sehat

POJOKSUSLEL.com – Makanan yang dikonsumsi tiap hari wajib mengandung energi dan gizi seimbang yang dibutuhkan oleh tubuh. Selain makanan, ternyata …