30 Warga Kendari Kejang-kejang, 1 Tewas, Gara-gara Flaka?

Korban narkoba flaka dirawat di rumah sakit. Istimewa

Korban narkoba flaka dirawat di rumah sakit. Istimewa

POJOKSULSEL.com, KENDARI – Saat ini beredar obat aneh yang bisa menimbulkan kejang-kejang hingga tewas kepada penggunanya.

Seperti yang terjadi di Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra). Sebanyak 30 orang warga terpaksa dilarikan ke rumah sakit setempat akibat mengkonsumsi obat yang belum diketahui jenisnya.

Tak hanya itu, bahkan salah seorang siswa Sekolah Dasar (SD) dilaporkan tewas usai mengkonsumsi obat tersebut.

30 orang yang dilarikan itu, terdiri dari murid SD, pelajar SMP, siswa SMA, pegawai juga remaja putus sekolah di Kota Kendari, mereka terpaksa harus menjalani perawatan di lima rumah sakit.

Mereka mengalami kejang-kejang dan berprilaku aneh yang diduga akibat mengonsumsi obat-obatan bentuk tablet maupun cair.

Sebelumnya, seorang pelajar SD yang masih berusia 11 berinisial N dikabarkan meninggal setelah mendapat perawatan medis di Rumah Sakit Bhayangkara Kendari.

Dokter menyatakan, korban meninggal diakibatkan overdosis berat.

Saat dirawat, puluhan pelajar itu terpaksa diikat lantaran berperilaku aneh dan kejang-kejang.

Kepala Bidang Rehabilitasi BNN Provinsi Sultra La Mala menyebut, hingga kini pihaknya masih menyelidiki apa yang dikonsumsi para pelajar tersebut.

Meski begitu, pihaknya tak bisa memastikan bahwa mereka telah mengkonsumsi narkoba jenis Flaka.

Pihaknya juga menduga mereka mengonsumsi obat PCC, Tramadol juga Somadril yang diracik sendiri.

“Tunggu hasilnya, yang pasti kami masih selidiki apa yang mereka konsumsi,” jelas dia.

Kendati demikian, narkoba flaka patut dicurigai menjadi penyebab perilaku aneh para pelajar tersebut.

“Bisa jadi narkoba jenis Flaka. Karena bahannya dicampur dari berbagai merek obat. Sama halnya Flaka yang campuran dari beberapa jenis narkoba,” kata Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Kendari, Muniarty. (ruh/pojoksatu)

Dikirim oleh Fadlyazis Kdi pada 13 September 2017



loading...

Feeds