Ingin Mengetahui Bayi Anda Kembar? Ini Caranya

Dosen Prodi Kebidanan FKM UMI Nuhayati, S.ST.

Dosen Prodi Kebidanan FKM UMI Nuhayati, S.ST.

TAK sedikit pasangan suami istri yang mendambaan bayi kembar, karena sekali hamil sudah dapat dua anak sekaligus. Bahkan beberapa pasangan berkonsultasi dengan dokter spesialis kandungan untuk melakukan program bayi kembar.

Hamil dan mengandung anak kembar memang tidak dapat terdeteksi dengan kasat mata. Gejala kehamilan janin kembar tidak jauh berbeda dengan kehamilan janin tunggal.

 

Namun, tahukah Anda bahwa hamil kembar memerlukan segala persiapan lebih baik. Dosen Program Studi (Prodi) Kebidanan Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Muslim Indonesia (UMI) Nuhayati, S.ST, menjelaskan kehamilan bayi kembar sangat penting diidentifikasi sejak dini.

“Seharusnya diawal kehamilan wanita harus sigap untuk melakukan pemeriksaan rutin ,” jelas Nurhayati saat ditemui di ruang dosen FKM UMI, Rabu (13/9/2017).

Berikut gejala yang mengindikasikan kemungkinan kehamilan bayi kembar menurut Nurhayati:

1. Ukuran rahim

Tinggi rahim dan lingkar abdomen atau bagian paling bawah tulang rusuk melebihi ukuran yang seharusnya untuk usia kehamilan, akibat pertumbuhan rahim yang pesat selama trimester kedua.

2. Mual dan muntah berat (akibat peningkatan kadar HCG)

Kadar HCG atau hormon yang diproduksi saat hami dapat diketahui dengan melakukan pemeriksaan terhadap urin ibu yang sedang hamil.

Kadar HCG yang tinggi pada saat pemeriksaan dengan garis yang luas pada alat periksa kehamilan memiliki potensi bahwa ibu mengandung anak kembar.
Meskipun demikian kadar HCG juga dapat tinggi apabila ibu menggunakan bantuan kesuburan.

3. Riwayat bayi kembar dalam keluarga

Sebagian besar kasus wanita yang melahirkan kembar memiliki riwayat kehamilan yang serupa di dalam keluarganya, hal ini berarti si ibu akan memiliki potensi yang lebih besar untuk mengandung anak kembar.



loading...

Feeds