Halimah, Perempuan Pertama Jadi Presiden Singapura Dilantik Besok

Halimah Jacob bersama suami Mohamed Abdullah Alhabshee saat menyapa pendukungnya siang ini. (The Straits Times)

Halimah Jacob bersama suami Mohamed Abdullah Alhabshee saat menyapa pendukungnya siang ini. (The Straits Times)

POJOKSULSEL.com, SINGAPURA – Singapura mencatat sejarah baru dengan adanya Halimah Jacob yang terpilih sebagai perempuan pertama menjadi presiden. Selain itu, Halimah juga menjadi presiden Singapura yang pertama dari suku Melayu.

Dari dua rekor yang dipecahkan Halimah itu, tak sedikit rakyat Singapura yang kecewa. Tapi, bagi pendukungnya, terutama dari partai penguasa People Action Party (PAP), tempat Halimah bernaung, terpilihnya perempuan 63 tahun ini adalah kebahagiaan.

 

Markas besar PAP penuh dengan sekitar 1.000 orang pendukung Halimah dalam perjalanannya untuk menjadi presiden Melayu pertama di Singapura dalam 47 tahun dan presiden wanita pertama.

Mereka bersorak, bertepuk tangan dan mengibarkan bendera saat Ng Wai Choong, pejabat PAP mengumumkan bahwa Halimah terpilih sebagai presiden. ”Saya nyatakan Madam Halimah Yacob sebagai kandidat terpilih untuk Presiden Republik Singapura,” katanya.

Dalam sambutannya, Halimah menegaskan kembali kalau dia adalah presiden untuk semua. ”Saya adalah presiden untuk semua orang, terlepas dari ras, bahasa, agama atau kepercayaan. Saya mewakili semua orang. Tugas saya hanya berlaku untuk Singapura dan Singapura, saya tugas tetap hanya untuk Anda,” katanya.

Berbicara bahasa Inggris dan Melayu, Halimah juga mengatakan bahwa terpilihnya dia menunjukkan sisi positif Singapura dalam hal multirasialisme.

”Saya berdiri di hadapan Anda sebagai presiden Melayu kedua dalam 47 tahun sejarah kami, saya percaya bahwa ini adalah momen yang membanggakan bagi Singapura, karena multikulturalisme dan multirasisme dalam masyarakat kita,” katanya seperti dilansir The Straits Times.

”Hal ini menunjukkan bahwa multirasisme bukan sekadar slogan, sesuatu yang baik untuk kita untuk mengatakan atau mendengar. Ini berarti benar-benar bekerja di masyarakat kita bahwa setiap orang memiliki kesempatan untuk menjadikannya sebagai kantor tertinggi di negeri ini,” katanya.

Setelah sambutannya, para pendukung meneriakkan namanya. Spanduk juga dibentangkan dengan tulisan Presiden Halimah Yacob. Dia akan dilantik sebagai presiden kedelapan Singapura menggantikan Tony Tan.

Halimah adalah satu-satunya calon presiden yang diberi lampu hijau untuk memperjuangkan jabatan tersebut,setelah memegang jabatan kunci Ketua Parlemen sejak 2013.

(tia/JPC/pojoksulsel)



loading...

Feeds

danny-indira

SAH! Demokrat Usung Danny-Indira

POJOKSULSEL.com, JAKARTA – DPP Partai Demokrat telah memutuskan kandidat usungan di Pilkada Kabupaten Kota se Sulawesi Selatan 2018 mendatang. Pengambilan …