Waspadai Meningitis pada Anak, Ini Gejalanya

Ilustrasi

Ilustrasi

POJOKSULSEL.com – Meskipun bisa diantisipasi melalui vaksin, nyatanya masih ada saja anak yang terjangkit meningitis alias radang selaput otak.

Spesialis anak dr Paulus A Hamzah SpA mengatakan, kebanyakan anak dengan diagnosis meningitis masih datang dalam kondisi yang parah. Seperti panas tinggi, dan kejang-kejang. Kemungkinan besar, infeksi sudah menyebar ke bagian otak dan mengakibatkan kematian.

 

Penyebab dari meningitis, menurutnya dari sebuah virus. Namun, biasanya virus tersebut mulanya menyerang organ tubuh lain seperti telinga, gigi. ’’Letaknya kan berdekatan, ditambah daya tahan tubuh anak-anak belum sempurna. Jadi kalau infeksi telinga tengah atau gigi anak sakit harus segera ditangani dokter, takutnya infeksi naik jadi meningitis,’’ sambungnya.

Bahkan, dari 10 anak meningitis, biasanya separonya akan meninggal. Separonya bertahan dan sembuh. ’’Meski sembuh, tapi ada gejala sisanya,’’ tuturnya. Maksud dari gejala sisa, bisa berupa kelumpuhan, otak anak yang akhirnya tidak bisa bekerja secara maksimal.

Infeksi yang terjadi pada radang selaput otak memang acapkali menyebar dengan cepat. Bila anak selamat, biasanya pasien anak menjalani rawat inap cukup lama. Karena obat-obatan yang diberikan harus intensif. Pemberiannya pun dengan injeksi.

Memang, orang tua kadang berasumsi hanya panas biasa. namun, bila panasnya lebih dari tiga hari. Paulus menegaskan sang anak harus dibawa ke dokter anak. ’’Untuk mengantisipasi kalau itu meningitis,’’ tuturnya. Selain itu, anak biasanya dalam kondisi kejang.

(ina/JPC/pojoksulsel)



loading...

Feeds

danny-indira

SAH! Demokrat Usung Danny-Indira

POJOKSULSEL.com, JAKARTA – DPP Partai Demokrat telah memutuskan kandidat usungan di Pilkada Kabupaten Kota se Sulawesi Selatan 2018 mendatang. Pengambilan …