Tertibkan Lembaga Penyiaran, KPID Rakor dengan Polda Sulsel

Ketua KPID Sulsel Mattewakkang Monga bersama anggota KPID Sulsel bertemu dengan Wakil Direktur Kriminal Khusus Ditreskrim Polda Sulsel AKBP Yuliar Kus Nugroho, Selasa (12/9/2017).

Ketua KPID Sulsel Mattewakkang Monga bersama anggota KPID Sulsel bertemu dengan Wakil Direktur Kriminal Khusus Ditreskrim Polda Sulsel AKBP Yuliar Kus Nugroho, Selasa (12/9/2017).

MENINDAK lanjuti pembentukan Tim Terpadu Penertiban dan Pembinaan Lembaga Penyiaran, Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Sulawesi Selatan (Sulsel) melakukan rapat kordinasi dengan Direktorat Reskrim Polda Sulsel di Mapolda, Selasa (12/9/2017).

Dalam pertemuan tersebut, KPID dan Ditreskrim khusus yang diwakili Wakil Direktur Kriminal Khusus AKBP Yuliar Kus Nugroho sepakat untuk melakukan penertiban terhadap lembaga penyiran baik radio, dan lembaga penyiaran berbayar kabel yang tidak mengantongi Izin Penyelengaaraan Penyiaran (IPP).

Ketua KPID Sulsel Mattewakkang Monga mengatakan, sejak tahun 2004, KPID melalui komisioner sebelumnya sudah melakukan sosialisasi dan saat ini KPID langsung menertibkan penyelenggara penyiaran yang belum berizin.

“Sejak 2004 Komisioner sebelum kami sudah melakukan Sosialiasi dan pembinaan. Saat ini kami fokus ke penertiban demi terwujudnya sistem penyiaran di Sulawesi Selatan,” ujar Mattewakkang Monga.

Selaian itu, Mattewakkang Monga mengatakan, tim terpadu nantinya akan melibatkan sejumlah instansi. Mulai dari kepolisian, Kominfo, DPRD Sulawesi Selatan dan Balai Monitoring.

Sebelumnya, komisioner KPID Sulsel telah melaporkan rencana pembentukan Tim Terpadu ke Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo.

Dalam pertemuan tersebut, dihadiri Kordinator Bidang Kelembagaan Herwanita, Kordinator Bidang Perizinan Muhammad Hasrul, dan Kordinator Bidang Kelembagaan Riswansyah Muchsin.

Rilis:
Riswansyah Muchsin
(Kordinator Bidang Kelembagaan KPID Sulsel)



loading...

Feeds