Masuki Usia 30-an, Perempuan Harus Lakukan Hal Ini

ilustrasi

ilustrasi

BERTAMBAHNYA usia justru membuat fungsi organ tubuh makin menurun. Di usia 30 tahun, menjadi awal bagi seseorang untuk mulai waspada terhadap gaya hidup tak sehat. Berbagai penyakit degeneratif justru kini bergeser ke usia muda, tak terkecuali bagi perempuan.

Era modern membuat perempuan sibuk bekerja. Mereka yang sudah menikah bahkan memiliki peran ganda sebagai ibu. Tentu fisik yang dimiliki harus sehat dan bugar. Di usia 30 tahun menjadi masa yang paling rentan bagi perempuan dinamis untuk mulai terserang penyakut berbahaya.

Dilansir Bolskdy, ada beberapa tes pemeriksaan yang wajib diikuti kaum hawa. Hal itu terkait dengan bahayanya penyakit tak menular akibat gaya hidup.

1. Pap Smear
Kasus kanker serviks selalu mengancam kapan saja dan siapa saja. Bagi siapapun perempuan yang berisiko dan pernah berhubungan seks, wajib melakukan pemeriksaan pap smear untuk mendeteksi dini.

Tes iu hanya berlangsung beberapa menit. Kanker serviks menyerang siapa saja perempuan yang sudah berhubungan seks, apalagi mereka yang berisiko seperti gonta-ganti pasangan dan hubungan seks di usia muda.

2. Mammogram
Kanker payudara juga menjadi penyakit yang menakutkan bagi setiap perempuan. Perempuan usia 20-40 juga rentan terserang penyakit ini. Tes mammogram dapat mendeteksi dini penyakit itu.

3. Tekanan Darah
Perempuan yang seringkali menikmati gaya hidup modern, makan makanan tinggi gula, lemak, dan garam harus mewaspadai penyakit darah tinggi. Penyakit kardiovaskular kini semakin bergeser ke usia muda. Sebanyak 75 juta di dunia terdeteksi terserang penyakit hipertensi. Penting untuk selalu menjaga tekanan darah normal untul mencegah penyakit jantung dan stroke.

4. Kolesterol
Pemeriksaan kolesterol juga penting dilakukan baik laki-laki atau perempuan. Perempuan di atas 25 tahun berisiko mengalami kolesterol tinggi. Hal itu bisa berdampak pada penglihatan, gagal ginjal, serangan jantung, dan stroke.

5. Gula Darah
Kadar gula darah juga penting untuk diperiksa secara rutin. Pola makan manis dan minuman manis semakin disukai masyarakat dunia saat ini. Jangan sampai diabetes membuat separuh usia produktif dalam hidup hanya dilakukan sebagai tahap pengobatan.

6. Tiroid
Uji pemeriksaan dilakukan untuk mengukur hormon stimulasi tiroid. Tingginya hormon itu menyebabkan insomnia dan berat badan rendah. Sedangkan rendahnya kadar hormon itu menyebabkan kegemukan, cepat lelah, dan kulit kering.

(ika/JPC/pojoksulsel)



loading...

Feeds

Kopel Buka Klinik Antikorupsi

POJOKSULSEL.com, MAKASSAR – Anggota Komisi Pemantau Legislatif (KOPEL) Indonesia, Syamsuddin berharap, Klinik Anti Korupsi mampu menumbuhkan dan melahirkan kader-kader terbaik …