Jangan Buru-buru, Baca Ini Dulu sebelum Daftar CPNS

Ilustrasi

Ilustrasi

POJOKSULSEL.com – Kepala Biro Hukum dan Humas BKN, Mohammad Ridwan mengimbau kepada para pelamar seleksi CPNS untuk memastikan kevalidan Nomor Induk Kependudukan (NIK) sebelum melakukan pendaftaran yang mulai dibuka hari ini (11/9/2017).

Sebab, persoalan NIK itulah yang paling banyak ditemukan pada saat pendaftaran CPNS di Kemenkumham yang dibuka terlebih dahulu.

 

Sebab, NIK itu menjadi syarat utama untuk pendaftaran. ”Kalau NIK tidak benar maka tidak bisa mendaftar. NIK harus valid dulu,” ujar Ridwan.

Saat pendaftaran di Kemenkumham pun persoalan pengecekan NIK itu muncul. ”Karena web service BKN itu terhubung ke data Dukcapil,” ungkap dia.

Pendaftaran untuk 17.928 formasi di 61 kementerian dan lembaga itu dimulai hari ini (11/9) dan akan berakhir pada 25 September.

Ridwan menuturkan para pendaftar tidak perlu tergesa-gesa mengambil waktu tercepat untuk mendaftar. Misalnya pada pukul 00.00 atau pada hari pertama pendaftaran. Sebab, waktu pendaftaran itu tidak berpengaruh pada penilaian.

”Disarankan mendaftar pada pertengahan saja. Misalnya 15-20 September,” kata dia.

Disarankan pula tidak memasukan berkas pada pengujung pendaftaran karena biasanya lalu lintas akses ke website penuh. ”Daftar di tengah-tengah itu sekaligus jaga-jaga kalau ada berkas atau persyaratan yang kurang,” imbuh dia.

Selain itu, calon pendaftar juga perlu membaca dengan teliti syarat-syarat formasi yang hendak dituju. Pastikan sudah memiliki pilihan terlebih dahulu sebelum masuk ke website. (jpg)



loading...

Feeds