Nah Lho… Polri Salahkan Novel Baswedan

Novel Baswedan. Foto: JPNN

Novel Baswedan. Foto: JPNN

POJOKSULSEL.com, JAKARTA – Hingga kini, Polri belum mampu mengungkap pelaku teror penyiraman air keras terhadap penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Mabes Polri, Brigjen Pol Rikwanto menyatakan, sampai saat ini pihaknya masih mencari pelaku penyiraman Novel Baswedan.

 

Menurutnya, siapapun yang mempunyai informasi terkait pelaku untuk segera melaporkan ke pihak kepolisian.

“Ya pelakunya sedang dicari oleh penyidik, kita tunggu saja mudah mudahan dapat berita bagus nanti kita sampaikan ke media. Hanya kalau memang siapapun, termasuk saudara Novel, mempunyai informasi tentang dugaan siapa pelakunya lebih baik lagi disampaikan,” kata Rikwanto di Jakarta Rabu (6/9).

Pihak kepolisian dalam hal ini memang sudah mengugaskan jajarannya bersama dengan pihak KPK ke Singapura untuk menemui Novel Baswedan. Tetapi dari hasil pertemuan tersebut belum juga mendapat titik terang siapa pelaku penyiram Novel.

Menurutnya, Novel dalam kasus ini tidak bisa menduga-duga siapa pelaku penyiramnya, suatu yang disebutkan harus mempunyai data akurat agar tidak mencemarkan nama baik seseorang atau institusi.

“Jadi jangan dugaan-dugaan saja, jangan merusak nama pihak lain yang tidak ada faktanya. Kasihan masyarakat jadi bingung, kalau ada informasi bagus apalagi itu faktual harus disampaikan dan segera kita tangkap. Kita nggak main-main, kita mau bersih dan bekerja profesional,” ujarnya.

Rikwanto juga mengatakan, bahwa Novel menyulitkan kinerja Polri karena enggan memberikan data siapa pelaku penyiramnya.

“Ya berarti kan dia sendiri yang menyulitkan, kalau memang dia punya fakta soal itu, ada keyakinan pelakunya siapa dan dia tahu ya lebih cepat lebih baik kan,” tuturnya.

Meskipun tengah bergejolak antara Novel Baswedan dan Aris Budiman, pihak kepolisian akan bekerja secara profesional untuk mencari siapa pelaku penyiramnya.

“Kita profesional ya, siapapun yang punya informasi bagus tentang siapa yang diduga pelaku harus disampaikan. Jangan berasumsi-asumsi, jangan beropini opini,” jelasnya.

(cr5/JPC)



loading...

Feeds

IYL-Cakka

IYL: Mari Ciptakan Politik Santun

POJOKSULSEL.com, MAKASSAR – Rapat Koordinasi (Rakor) jaringan pemuda dan mahasiswa untuk Ichsan Yasin Limpo-Andi Mudzakkar (IYL-Cakka), sukses digelar di Hotel …
Indra Sjafri

PSSI: Terima Kasih Indra Sjafri

POJOKSULSEL.com, JAKARTA – Indra Sjafri sudah resmi tidak menangani lagi Timnas Indonesia U-19. Kepastian itu diungkapkan PSSI pada jumpa pers …
Setya Novanto

Ini Kata Setnov Soal Tahanan KPK

POJOKSULSEL.com, JAKARTA – Tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan e-KTP Setya Novanto sudah dua hari menginap di rumah tahanan lembaga antirasuah …
Andi Sudirman Sulaiman

Sudirman Sulaiman Sasar 70 Desa di Wajo

POJOKSULSEL.com, WAJO – Menyusuri desa-desa, menyapa dan mendengarkan harapan serta keluhan masyarakat menjadi bagian yang menarik dari aktifitas bakal calon …