Kuliah Perdana di IAIN Palopo, Indah Beri Motivasi Kepemimpinan

Bupati Lutra Indah Putri Indriani saat menghadiri kuliah perdana di Kampus IAIN Palopo, Senin (4/9/2017). | DOK. HUMAS DAN PROTOKOLER PEMKAB LUTRA

Bupati Lutra Indah Putri Indriani saat menghadiri kuliah perdana di Kampus IAIN Palopo, Senin (4/9/2017). | DOK. HUMAS DAN PROTOKOLER PEMKAB LUTRA

BUPATI Luwu Utara (Lutra) Indah Putri Indriani menghadiri undangan dari Kampus Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palopo dalam rangka Kuliah Perdana Semester Ganjil tahun akademik 2017/2018, yang di laksanakan di Gedung Serba Guna Kampus IAIN Palopo, Senin (4/9/2017).

Rektor IAIN Dr Abdul Pirol mengucapkan terimakasih kepada Indah Putri Indriani atas kesediaannya menghadiri undangan kampus dalam membawakan mata kuliah perdana di Kampus IAIN.
“Kami sangat berterimakasih kepada Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani, atas kesediaan Bupati untuk menghadiri undangan kami. Ini merupakan suatu kehormatan bagi kami, sehingga kami dapat memperkenalkan Kampus Kami kepada pimpinan daerah di luar kota Palopo. Apalagi IAIN merupakan satu satunya kampus negeri di Luwu Raya,” ungkap Abdul Pirol pada saat memberikan laporannya.

Sementara itu, Indah Putri Indriani pada saat memberikan materinya di Fokuskan kepada Pemberian Motifasi kepada mahasiswa tentang kepemimpinan. Indah mengatakan bahwa setiap mahasiswa haruslah menjaga amanah yang di emban, utamanya amanah dari orang tua.

“Pegang teguh amanah orang tua di bangku perkuliahan, sehingga kelak adik-adik mahasiswa tidak hanya menghasilkan ijazah, tetapi mampu membuat karya di tengah-tengah masyarakat, mampu menjadi harapan kepada masyarakat,” kata Indah membuka materinya.

Kali ini, Indah Putri Indriani membawakan kuliah perdana di hadapan 1800 mahasiswa baru di IAIN. Indah mengingatkan bahwa untuk menjadi pemimpin ada beberapa yang harus di miliki. Menurut bupati perempuan pertama di Sulawesi Selatan ini, seorang pemimpin harus lah bersih, baik niat maupun kelakuan.

“Kita semua percaya bahwa niat yang bersih berasal dari hati yang bersih, pemimpin yang baik bukan orang yang meraih kepemimpinan dengan cara menjelekkan orang lain,” kata Indah.

Pemimpin Juga harus pandai, pemimpin harus memiliki kecerdasan emosional, intelektual dan spritual, sehingga mampu menyampaikan kritik wacana.

“Pemimpin juga harus macca (dalam bahasa daerah) atau pemimpin itu harus pandai. Pemimpin harus punya tiga kecerdasan, yakni emosional, intelektual, serta kecerdasan spritual. Mana kala pemimpin suda di bekali dengan emosional yang bagus, intelektual, tapi tidak di dukung dengan kecerdasan spritual maka bisa menjadi pemimpin yang semberono, atau kajili-jili,” kata Indah Putri Indriani, dan di sambut tawa oleh seluruh mahasiswa yang hadir.

Diakhir materinya, Indah mengingatkan kepada seluruh mahasiswa bahwa kelak ketika menjadi pemimpin, agar menjadikan kritikan sebagai pembelajaran.

“Kelak ketika kalian menjadi seorang pemimpin, maka jadilah pemimpin yang jujur, bersih, cerdas, serta Istiqomah, jangan loyo karena dikritik, jadikan kritikan sebagai pembelajaran diri, jangan biarkan orang membuatkan kebijakan atas diri kalian, tapi buatlah keputusan sendiri,” tutup Indah.

IAIN Palopo, sebelumnya dikenal dengan nama Fakultas Ushuluddin yang diresmikan berdirinya pada tanggal 27 Maret 1968 dengan status filial dari IAIN Alauddin di Ujung Pandang, semenjak tahun berdirinya kampus ini mengalami 3 kali perubahan status. Mulai dari Fakultas Ushuluddin IAIN Ujung Pandang, Sekolah Tinggi Islam sampai saat ini Institut Islam Negeri, dengan membuka 4 fakultas.

Kampus ini terletak di Jalan Agatis, Belandai kota Palopo, dan di tahun 2018 akan mengadakan Disnatalis yang ke-50 tahun.

Rilis:
Humas dan Protokoler Pemkab Lutra



loading...

Feeds

Kopel Buka Klinik Antikorupsi

POJOKSULSEL.com, MAKASSAR – Anggota Komisi Pemantau Legislatif (KOPEL) Indonesia, Syamsuddin berharap, Klinik Anti Korupsi mampu menumbuhkan dan melahirkan kader-kader terbaik …