Istrinya Diganggu, Kisradi Parangi Jusman. Usus Terburai, Tewas

Tersangka kasus pembunuhan Kisradi Yunus (kaus hitam) saat menjalani pemeriksaan di Mapolres Pangkep, Sabtu (2/9/2017). | POJOKSULSEL - TAJUDDIN MUSTAMING

Tersangka kasus pembunuhan Kisradi Yunus (kaus hitam) saat menjalani pemeriksaan di Mapolres Pangkep, Sabtu (2/9/2017). | POJOKSULSEL - TAJUDDIN MUSTAMING

POJOKSULSEL.com, PANGKEP – Kasus pembunuhan kembali terjadi di Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan (Sulsel). Diduga gara-gara cemburu, Kisradi Yunus (31) tega membunuh Jusman (37), Sabtu (2/9/2017).

Jusman tewas setelah ditebas parang oleh Kisradi. Usus Jusman terburai dan meninggal di tempat. Pembunuhan sadis itu terjadi di Kampung Batiling, Desa Batara, Kecamatan Labbakkang.

Di depan polisi, Kisradi mengaku tega menghabisi nyawa Jusman karena cemburu. Dia mengaku, Jusman sering menganggu istrinya.

Peristiwa pembunuhan itu berawal saat Kisradi, warga Palampang, Kelurahan Mappasaile, Kecamatan Pangkajene, berpapasan dengan Jusman di jalan.

Kisradi awalnya menedang bagian belakang motor Jusman. Mendapat serangan dari Kisradi yang sehari-hari bekerja sebagai pedagang ayam, Jusman melarikan diri ke tempat keramaian.

Namun, Kisradi terus mengejar. Tebasan parang mengarah ke tubuh Jusman tak terhindarkan. Tebasan dan tikaman parang Kisradi mengenai perut bagian kiri Jusman.

Jusman langsung tersungkur dengan usus terburai. Jusman meninggal di tempat. Usai membunuh Jusman, Kisradi menyerahkan diri ke polisi.

Kasat reskrim polres Pangkep AKP Rudi membenarkan kejadian ini, saat ini pelaku sedang menjalani pemeriksaan di Mapolres Pangkep.

Sebelumnya, kasus pembunuhan juga terjadi di Kabupaten Pangkep. Syamsul Alam yang berduel dengan Kahar menyebabkan satu orang tewas. Kahar yang menantang Syamsul Alam tewas dengan sejumlah luka tikaman di tubuhnya.

(tajuddin mustaming/pojoksulsel)



loading...

Feeds