Duel Maut di Pangkep. Kahar Tewas Ditikam-tikam, Syamsul Luka Parah

Syamsul Alam saat dirawat di RSUD Pangkep akibat luka yang dideritanya usai duel maut dengan Kahar. | POJOKSULSEL - TAJUDDIN MUSTAMING

Syamsul Alam saat dirawat di RSUD Pangkep akibat luka yang dideritanya usai duel maut dengan Kahar. | POJOKSULSEL - TAJUDDIN MUSTAMING

POJOKSULSEL.com, PANGKEP – Duel maut terjadi Pangkep menyebabkan 1 korban tewas dan 1 luka parah. Duel maut di Pangkep melibatkan warga kampung berbeda, dari Kampung Laleng Barue dengan warga Balangkatala, Desa Allesopittoe, Kecamtan Ma‎’rang, Pangkep, Jumat (1/9/2017).

Dua warga yang terlibat duel maut adalah Syamsul Alam dan Kahar. Syamsul Alam merupakan petani dari Kampung Balangkatala dan Kahar warga asal Laleng Barue, Desa Allesipittoe.

 

Kahar tewas di lokasi kejadian dengan luka tusukan atau tikaman di sejumlah bagian tubuhnya, sedangkan Samsul Alam menderita luka parah akibat tebasan parang.

Insiden berdarah itu bermula saat Samsul Alam yang baru saja pulang dari rumah temannya melintas di jalan Kampung Laleng Barue. Kahar mencegat Samsul Alam di tengah jalan.

Namun, Samsul tak berhenti dan terus melaju menggunakan sepeda motor miliknya. Karena tidak mau berhenti, Kahar menebas Syamsul Alam dengan parang yang dibawanya.

Mendapat serangan dari Kahar, Syamsul Alam terus melajukan sepeda motornya pulang ke rumahnya. Kahar pun mengejar Syamsul hingga ke rumahnya.

Di halaman rumah Syamsul Alam, duel tak terhindarkan. Rupanya dalam duel maut itu, Syamsul Alam lebih lihai. Kahar tumbang bersimbah darah dengan sejumlah luka tikam di tubuhnya. Syamsul Alam pun juga menderita luka parah tebasan parang Kahar.



loading...

Feeds