Raja Malaysia Salat Idul Adha di Lapangan Syekh Yusuf Gowa

Raja Kesultanan Hasanuddin Keturunan Raja Sakti Malaysia, Datuk Yang Teramat Tinggi dan Mulia (DYTTM) Tuan Raja Azhar Syah Al Sakti Ibni, dan  DYTT Tuan Raja Wahab Syah Al Sakti duduk berdampingan dengan Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo saat menunaikan Salat Idul Adha 10 Zulhijjah 1438 Hijriah di Lapangan Syekh Yusuf Discovery, Sungguminasa, Kecamatan Sombaopu, Gowa, Jumat (1/9/2017). | POJOKSULSEL - MUH FADLY

Raja Kesultanan Hasanuddin Keturunan Raja Sakti Malaysia, Datuk Yang Teramat Tinggi dan Mulia (DYTTM) Tuan Raja Azhar Syah Al Sakti Ibni, dan DYTT Tuan Raja Wahab Syah Al Sakti duduk berdampingan dengan Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo saat menunaikan Salat Idul Adha 10 Zulhijjah 1438 Hijriah di Lapangan Syekh Yusuf Discovery, Sungguminasa, Kecamatan Sombaopu, Gowa, Jumat (1/9/2017). | POJOKSULSEL - MUH FADLY

POJOKSULSEL.com, GOWA – Raja Kesultanan Hasanuddin Keturunan Raja Sakti Malaysia, Datuk Yang Teramat Tinggi dan Mulia (DYTTM) Tuan Raja Azhar Syah Al Sakti Ibni, dan DYTT Tuan Raja Wahab Syah Al Sakti menunaikan Salat Idul Adha 10 Zulhijjah 1438 Hijriah di Lapangan Syekh Yusuf Discovery, Sungguminasa, Kecamatan Sombaopu, Gowa, Jumat (1/9/2017)

Raja Malaysia bersama keluarga kesultanan Hasanuddin keturunan Raja Sakti berada di shaf pertama bersama Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo, Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan, Wakil Bupati Gowa Wakil Bupati Gowa Abdul Rauf Mallagani, Sekda Gowa Muchlis, dan Ketua DPRD Gowa.

Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo menyambut hangat kehadiran Raja Kesultanan Hasanuddin Keturunan Raja Sakti Malaysia di Kabupaten Gowa.

Syahrul Yasin Limpo mengatakan, kehadiran Raja Kesultanan Hasanuddin Keturunan Raja Sakti Malaysia di Kabupaten Gowa menjadi momentum menyatukan rasa serumpun Indonesia dan Malaysia.

Terlebih, Gowa memiliki hubungan kekerabatan secara historis dengan Raja Kesultanan Hasanuddin Keturunan Raja Sakti Malaysia.

“Kehadiran Malaysia menyatukan rasa serumpun Indonesia dan Malaysia. Apalagi Gowa dan Malaysia memiliki ikatan kekerabatan,” kata Syahrul Yasin Limpo.

Bertindak sebagai Imam Salat Idul Adha adalah H Mursyidin Hamid. Ia merupakan qari terbaik 2 Pekan Tilawah Quran RRI/TVRI tahun 1990 yang juga merupakan pelatih dan Dewan Hakim Provinsi Sulsel.

Sementara Khatib Salat Idul Adha di Lapangan Syech Yusuf Discovery adalah Direktur Lembaga Kajian dan Studi Ilmu Peradaban Islam Cahaya Siroh dan Pembina Parenting Nabawiyah, Ustadz Budi Ashari.

Salat Idul Adha di Lapangan Syech Yusuf Discovery dipadati ribuan jamaah.

(muh fadly/pojoksulsel)



loading...

Feeds

Munafri Arifuddin

3 Strategi Gerindra Menangkan Appi-Cicu

POJOKSULSEL.com, MAKASSAR – Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerindra Kota Makassar Hendrik Horas membeberkan, strategi pemenangan Partai Gerindra untuk …
deklarasi pilkada damai sulsel

Sulsel Jadi Rujukan Pilkada Damai

POJOKSULSEL.com, MAKASSAR – Sulawesi Selatan menjadi pusat kampanye Pilkada Damai yang dilaksanakan oleh Komisi Pemilihan Umum RI. Kegiatan ini digelar …