Sempat Memimpin 3 Gol, Arema Kandaskan Kemenangan PSM

Gelandang PSM Makassar Willem Jan Pluim | POJOKSULSEL - ISLAMUDDIN DINI

Gelandang PSM Makassar Willem Jan Pluim | POJOKSULSEL - ISLAMUDDIN DINI

POJOKSULSEL.com, MALANG – PSM Makassar gagal memetik poin penuh saat bertandang ke markas Arema FC di Stadion kanjuruhan, Malang, Rabu (30/8/2017) malam WIB.

PSM Makassar yang sudah unggul tiga gol di babak pertama harus puas membawa pulang satu poin setelah diimbangi Arema di paruh kedua.

 

PSM yang pada laga ini tidak didampingi pelatih Robert Rene Albert di bench pemain karena sanksi dari Komdis PSSI, tampil mengejutkan di awal laga. Juku Eja sudah unggul saat laga baru berjalan 6 menit.

Aksi Wiljan Pluim membungkam publik tuan rumah. Pluim melewati tiga pemain Singo Edan sebelum melepaskan tembakan dari ujung kotak penalti. Bola meluncur deras ke pojok kiri gawang tanpa bisa ditepis oleh Dwi Kuswanto. 1-0 PSM unggul.

Dan hanya tiga menit berselang tim tamu sudah menggandakan keunggulan. Umpan terobosan Pluim mengarah ke sisi kanan area penalti, Ferdinand sekali mengontrol bola sebelum melepaskan tembakan melengkung ke tiang jauh. PSM memimpin 2-0.

Kubu Arema seolah mati kutu dibuat permainan cepat PSM. Mereka mencoba membalas pada menit 12. Cristian Gonzales menyambut crossing dari Pino melalui tandukan, namun usaha El Loco dianggap tidak sah oleh wasit. Gonzales sudah berada dalam posisi off side.

Laga di Kanjuruhan malam ini sepertinya bakal jadi milik PSM. Sebab pada menit 15, Juku Eja semakin menjauh. Kali ini Pavel Puryshkin yang menambah mimpi buruk Arema. Pemain asal Uzbekiztan itu melepaskan tendangan kencang dari sudut sempit dan bola tak mampu diredam oleh Dwi Kuswanto. Juku Eka unggul tiga gol.

Keunggulan 3-0 PSM ini bertahan hingga babak pertama usai. Pelatih Arema, Joko Susilo wajib melakukan perubahan di paruh kedua untuk mengejar ketinggalan.

Misi nyaris mustahil itu ternyata bisa diwujudkan Arema di paruh kedua. Jika babak pertama milik PSM, kali ini tuan rumah yang tampil beringas.

Arema langsung menekan PSM melalui aksi Gonzales, yang melepaskan tendangan keras dari luar kotak penalti, namun usaha El Loco belum mengarah ke gawang.

Pada menit 57, Dedik Setiawan yang menggantikan Gonzales merepotkan pertahanan PSM. Saat menerobos ke kotak penalti, sang penyerang dijatuhkan oleh Paulle. Wasit tak ragu menunjuk titik putih. Meski dalam tayangan lambat, ada unsur diving yang ditampilkan Dedik.

Juan Pablo Pino Puello menuntaskan tugasnya sebagai algojo penalti dengan sempurna. Sepakan sang penyerang melesat ke pojok kiri gawang. Rivki sudah meregangkan tubunya, namun kiper PSM itu tetap tak mampu menepis bola. 1-3 Arema menipiskan ketinggalan.

Gol yang membuat semangat pemain Arema semakin meningkat. Lima menit kemudian, skor berubah menjadi 2-3. Adam Alis menerobos ke sisi kiri area penalti PSM dan sanggup melepaskan tembakan melengkung yang mampu mengecoh Rivki Mokodompit. Kiper PSM itu sepertinya agak kagok lantaran pandangannya terhalang oleh Dedik.

Rivki bisa jadi kambing hitam kegagalan PSM meraih poin penuh pada laga ini. Setelah blunder di gol kedua Arema, Rivki kembali membuat kesalahan dengan melanggar Dedik pada menit 68 di kotak penalti. Lagi-lagi Pino yang maju sebagai algojo penalti sukses membobol gawang PSM. Skor menjadi imbang 3-3.

Di penghujung laga, PSM nyaris mengunci tiga poin. Pluim melakukan aksi individual brilian di depan area penalti. Setelah mengecoh dua pemain Arema, sang gelandang langsung mengirim tembakan ke arah gawang, namun bola bisa diamankan oleh Kuswanto.

Skor sama kuat 3-3 pun bertahan hingga laga usai. Hasil ini tidak mengubah posisi PSM di papan klasemen sementara Liga 1. Mereka tertahan di peringkat 4 dengan 39 poin. Sementara Arema juga tidak beranjak dari peringkat 7 dengan 34 poin.

(fat/pojoksatu)



loading...

Feeds

danny-indira

SAH! Demokrat Usung Danny-Indira

POJOKSULSEL.com, JAKARTA – DPP Partai Demokrat telah memutuskan kandidat usungan di Pilkada Kabupaten Kota se Sulawesi Selatan 2018 mendatang. Pengambilan …