Arema FC Vs PSM Makassar: Berebut Posisi Papan Atas

Ilustrasi - PSM Makassar

Ilustrasi - PSM Makassar

POJOKSULSEL.com, MAKASSAR – Laga big match akan tersaji pada pekan ke-22 Liga 1 antara Arema FC Vs PSM Makassar di Stadion Kanjuruhan, Malang, Rabu, 30 Agustus 2017. Pertandingan penuh drama ini akan menjadi pembuktian tim papan atas.

Kedua tim tentu saj membidik tiga poin di laga ini meningat ketatnya persaingan klasemen Liga 1. Saat ini Arema berada di posisi ke-7 klasemen sementara dengan raihan 33 poin dari 21 laga.

Sedangkan PSM Makassar berada di posisi ke-4 dengan raihan 38 poin dari 21 laga. Jika menang Skuad Juku Eja akan menyamai poin dari Bali United di puncak klasemen.

Perlu diketahui, terakhir kali kedua tim bentrok pada 10 Mei 2017 lalu putaran pertama Liga 1. Bermain di Stadion Andi Mattalatta, PSM Makassar mengakhiri dominasi Arema yang bertahan selama 6 tahun setelah menang dengan skor tipis 1-0.

Walau sebenarnya kedua tim dipastikan tidak tampil dengan kekuatan terbaik, namun tetap saja laga ini akan berlangsung ketat. Dua pemain asing Arema FC, Arthur Cunha dan Esteban Vizcarra, absen karena akumulasi kartu. Arema juga terancam kehilangan Kurnia Meiga yang dipanggil ke timnas.

Tak jauh berbeda, PSM juga tak akan diperkuat oleh sang kapten, Hamka Hamzah yang terkena akumulasi kartu kuning. Ditambah lagi, Robert Rene Alberts tidak akan mendampingi timnya karena sanksi PSSI.

Kendati demikian, kondisi ini tidak akan mengurangi kualitas dan panasnya tensi pertandingan. “Saya kira pemain saya lebih termotivasi dengan absennya saya, mereka menunjukkan kita bisa melakukannya tanpa coach,” kata Robert Alberts.

Sementara, soal dua pemain asing Arema yang absen, Robert tidak terlalu memikirkan hal itu. Menurut dia itu adalahburisan Arema. “Urusan Arema, tapi sepakbola itu bermain 11-11 bukan kurang, jadi akan ada yang bakal mengisi,” kata Robert.

Arema sudah mencari pengganti yang pas bagi Arthur dan Vizcarra. “Masih ada banyak pemain yang bisa menggantikan mereka. Yang jelas, Arema akan tampil berbeda saat melawan PSM,” jelas pelatih Arema FC, Joko Susilo.

Ia mengklaim, pihak Arema sudah paham karakter kepelatihan PSM, Robert Alberts. Mengingat pelatih asal Belanda itu pernah menangani Arema dan membawa gelar juara ISL 2010.

“Coach Robert selalu memainkan taktik yang berbeda untuk setiap lawan. Dia akan melihat lawan lebih dahulu sebelum menentukan strategi. Makanya kami akan buat skema baru agar tidak bisa terbaca PSM,” jelasnya.

(islamuddin dini/pojoksulsel)



loading...

Feeds