Sapi Qurban Mati Mendadak di Maros, Pemerintah Lakukan Isolasi Wilayah

Ilustrasi

Ilustrasi

POJOKSULSEL.com, MAROS – Jelang lebaran Idul Adha atau lebaran Qurban, dua dari empat ekor sapi milik warga desa Rompegading, Kecamatan Camba mati mendadak pada Senin (28/8/2017) lalu.

Kepala bidang peternakan Dinas Pertanian Pemerintah Kabupaten Maros,Musyawarah Ahmad saat dihubungi mengatakan setelah mendapat laporan warga dan kepala desa terkait wilayah penemuan sapi yang mendadak mati di desa Rompegading, pihaknya langsung melakukan isolasi dengan memperketat arus peredaran lalu lintas ternak yang keluar masuk, ujarnya.

“Setelah mendapat laporan kami langsung turun melakukan isolasi wilayah dan melakukan uji laboratorium lapangan,” ungkapnya.

Pihaknya bersama tim dari Dinas Peternakan Sulsel telah melakukan tindakan penanganan pencengahan terutama pengobatan pada hewan sapi yang belum mati, begitu juga dengan bangkai sapi yang mati telah dilakukan pemusnahan, Selasa (29/8/2017).

Selain itu pihaknya juga sudah menyampaikan kepada pemerintah desa agar tidak ada ternak keluar masuk sebelum dilakukan pemeriksaan, harus diawasi ketat.

Jadi sambil melakukan pengobatan untuk pencengahan, selama 21 hari kedepan mendatang pihaknya telah melarang adanya ternak yang keluar masuk terutama di wilayah tempat penemuan hewan yang mati mendadak tersebut. selama kurung 21 hari tersebut pihaknya akan memberikan pencengahan dengan pemberian antibiotik dan vaksinasi, tutupnya.

(adnan muthalib/pojoksulsel)



loading...

Feeds

Kopel Buka Klinik Antikorupsi

POJOKSULSEL.com, MAKASSAR – Anggota Komisi Pemantau Legislatif (KOPEL) Indonesia, Syamsuddin berharap, Klinik Anti Korupsi mampu menumbuhkan dan melahirkan kader-kader terbaik …