Sadollah Meradang, 20 Ekor Kambing Qurbannya Mati Terbakar

Kambing H Sadollah, warga Kelurahan Sibatua, Kecamatan Pangkajene, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan (Sulsel), yang mati terbakar, Minggu (27/8/2017). | POJOKSULSEL - TAJUDDIN MUSTAMING

Kambing H Sadollah, warga Kelurahan Sibatua, Kecamatan Pangkajene, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan (Sulsel), yang mati terbakar, Minggu (27/8/2017). | POJOKSULSEL - TAJUDDIN MUSTAMING

POJOKSULSEL.com, PANGKEP – Nahas menimpa H Sadollah, warga Kelurahan Sibatua, Kecamatan Pangkajene, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan (Sulsel). Jelang Idul Adha, 20 ekor kambingnya yang akan dijual untuk qurban mati mendadak.

Peristiwa 20 ekor kambing Sadollah yang mati karena terbakar berawal saat insiden kebakaran di rumahnya. 20 ekor kambing yang berada di kandang kolong rumah panggungnya terjebak dan akhirnya mati terpanggang, Minggu (27/8/2017).

 

Kebakaran rumah Sadollah yang ikut menghanguskan kambing jualan qurbannya diduga berasal dari api bekas tungku pembakaran. Sebelum kebakaran, cucu Sadollah membakar ikan di kolong rumah panggung itu.

Api kemudian membakar seluruh bangunan rumah panggung yang terbuat dari kayu.

Saat kejadian Sadollah yang baru saja keluar dari rumah sakit, sedang berada di rumah anaknya sekitar pukul 18.15 Wita.

Menurut saksi mata Arwini Puspita, api tib- tiba membesar dan menghanguskan rumah, begitu juga dengan ternak kambing yang ada di bawah kolong rumah ikut terbakar.

Sementara itu, Faizal, petugas dari BPBD, mengatakan, dugaan sementara berasal dari sisa tungku pembakaran ikan dari kolong rumah karena bekas pembakaran ikan dari cucu pemilik rumah.

Beruntung Sadollah yang sehari-hari memang bekerja sebagai penjual kambing di Pangkep itu. Anggota keluarnya semua selamat, kecuali 20 ekor kambing jualan qurbannya yang tidak bisa diselamatkan.

(tajuddin mustaming/pojoksulsel)



loading...

Feeds