Pemuda Bantaeng Ciptakan Mesin Pemisah Biji Kapok

Sebanyak lima pemuda dari Bantaeng menerima penghargaan dari Gubernur Sulawesi Selatan di Makassar, (21/08). 

Sebanyak lima pemuda dari Bantaeng menerima penghargaan dari Gubernur Sulawesi Selatan di Makassar, (21/08). 

POJOKSULSEL.com, BANTAENG – Sebanyak lima pemuda dari Bantaeng menerima penghargaan dari Gubernur Sulawesi Selatan di Makassar, (21/08).  Mereka mendapat juara II Lomba Inovasi teknologi Tepat Guna (TTG) tingkat Provinsi Sulsel. Sementara Juara I diraih Politeknik Negeri Ujung Pandang (PNUP).

Mereka yang ikut dalam lomba inovasi TTG ini adalah Halim, Emil, Ramlan, Amir dan Fahrul. Mereka tergabung dalam Binaan Posyantek (Pos Pelayanan Teknologi) “Julu Atia” di Kecamatan Bissappu, Kabupaten Bantaeng. Mereka berhasil membuat alat pemisah biji kapok.

Kelima pemuda ini melakukan penelitian dan uji coba di Kelurahan Bonto Jaya, Desa Bonto Loe, dan Desa Bonto Cinde serta Kabupaten Jeneponto.

Mesin pemisah biji kapok buatan pemuda Bantaeng ini terdiri dari rangka utama sebagai dudukan, body tabung, stand gigi dan kipas serta saringan biji kapok.

Kehadiran mesin pemisah biji kapok ini memudahkan industri kasur di Kecamatan Bissapu. Petani kapok maupun pengusaha kasur tidak tergantung lagi pada sinar matahari untuk mengeringkan kapok.

Dengan kemampuan tersebut diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan petani kapok, pelaku industri rumah tangga dan pengusaha kasur.

Pemisahan biji kapok secara manual petani bisa memproduksi 300 kg kapok per hari. Setelah menggunakan mesin pemisah mampu menghasilkan satu ton per hari.

(rilis)



loading...

Feeds

lutra, luwu utara, adv pemkab lutra, adv lutra, bupati lutra, indah putri indriani, bupati cantik

Bupati Lutra: SOP Wajib Dipublikasikan

STANDAR Operasional Prosedur (SOP) adalah kumpulan peraturan yang dibuat untuk mempermudah seseorang/kelompok/organisasi dalam bekerja. Dalam instansi pemerintahan, SOP berfungsi untuk …