DP2 Makassar Siapkan 9 Ribu Hewan Kurban

Jelang perayaan Idul Adha, Dinas Perikanan dan Pertanian (DP2) kota Makassar telah menyediakan ribuan stok hewan ternak khusus untuk memenuhi kebutuhan warga kota Makassar.

Jelang perayaan Idul Adha, Dinas Perikanan dan Pertanian (DP2) kota Makassar telah menyediakan ribuan stok hewan ternak khusus untuk memenuhi kebutuhan warga kota Makassar.

POJOKSULSEL.com, MAKASSAR – Jelang perayaan Idul Adha, Dinas Perikanan dan Pertanian (DP2) kota Makassar telah menyediakan ribuan stok hewan ternak khusus untuk memenuhi kebutuhan warga kota Makassar.

“Stok sapi telah disiapkan oleh pedagang ternak mitra binaan DP2 (dinas perikan dan pertanian)  kota Makassar. Tahun ini diperkirakan jumlah sapi kurban melebihi angka 7000 ekor sapi dan 2000 ekor kambing,” jelas Kepala DP2 kota Makassar, Abdul Rahman Bando, Senin (21/8/2017).

Abdul Rahman Bando juga menjelaskan penjualan hewan kurban tahun ini diperkirakan mengalami peningkatan permintaan, “Melihat pertumbuhan ekonomi kota Makassar yang jauh di atas rata-rata nasional, maka diperkirakan jumlah hewan qurban tahun ini akan meningkat dari tahun lalu,” tutupnya.

Sementara untuk mengantisipasi hewan ternak yang akan masuk di kota Makassar, DP2 telah membentuk tim yang akan bekerja sebelum dan setelah lebaran Idul Adha.

“Kami membentuk tim pemeriksaan kesehatan hewan kurban, baik yang berasal dari luar daerah maupun dari dalam kota makassar, tim ini akan bekerja pada H-7 atau H-5 sampai H+3 lebaran,” ungkap Abdul Rahman Bando.

Hewan yang telah dianggap layak oleh petugas akan diberi tanda, sementara hewan ternak yang dianggap tidak layak tidak akan diberi penanda dan dilarang untuk diperjualbelikan.

“Setiap hewan kurban yang diperiksa dan dinyatakan layak kurban oleh petugas akan diberikan kartu pemeriksaan kesehatan hewan kurban pemerintah kota Makassar tahun 2017, juga diberi tanda berupa stiker bernomor pada bagian tanduk hewan yang dinyatakan layak. Untuk hewan yang tidak layak tidak diberi tanda maupun kartu,” jelasnya lagi.

Sementara itu, Daeng Rizal salah satu peternak sekaligus pedagang hewan kurban yang tiap tahun berjualan di Jalan Hertasning Baru, mengungkapkan ada peningkatan harga dari tahun sebelumnya.

“Tahun ini harganya naik sekitar 1% dari tahun sebelumnya, kemarin yang harganya Rp7,5 juta, sekarang naik Rp8 juta. Untuk kisaran harganya mulai dari 8 hingga 25 juta untuk tiga jenis sapi, Brahman, Bali dan Limosin,” jelas Daeng Rizal

(chaidir pratama/pojoksulsel)



loading...

Feeds

maros, knpi maros, musda knpi maros, calon ketua knpi maros, ketua knpi maros, pemilihan ketua knpi maros

Inilah 6 Calon Ketua KNPI Maros

POJOKSULSEL.com MAROS – Enam orang bakal calon ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Maros, secara resmi ditetapkan sebagai calon ketua …
pilgub sulsel, pilgub sulsel 2018, survei Poltracking, survei pilgub sulsel, nurdin abdullah, na pilgub sulsel, pilgub sulsel na, survei nurdin abdullah, survei na

PAN Merapat ke NA, Ini Kata Andi Rio

POJOKSULSEL.com, MAKASSAR – Rekomendasi Partai Amanat Nasional (PAN) kabarnya berada di barisan bakal calon gubernur Sulsel Prof Dr Nurdin Abdullah …

Kopel Buka Klinik Antikorupsi

POJOKSULSEL.com, MAKASSAR – Anggota Komisi Pemantau Legislatif (KOPEL) Indonesia, Syamsuddin berharap, Klinik Anti Korupsi mampu menumbuhkan dan melahirkan kader-kader terbaik …