Aksi Demo Karyawan Freeport yang Kena PHK Ricuh, Mobil dan Alat Berat Dibakar

RIBUAN karyawan PT Freeport Indonesia (PTFI) yang terkena pemutusan hubungan kerja (PHK) melakukan aksi pemalangan jalan di Checkpoint (CP) 28, tepat di perempatan menuju Bandara Mozes Kilangin, sekitar pukul 13.30 WIT, SabtU (19/8/2017). Mereka menggelar aksi lantaran perundingan yang dilakukan pemerintah daerah (pemda) dan manajemen perusahaan tambang emas itu dengan perwakilan pekerja tidak membuahkan hasil.

Sebelum memasuki area penjagaan CP 28, massa merusak puluhan sepeda motor di parkiran luar CP 28. Kemudian, mereka merangsek masuk dengan merusak pos penjagaan. Selanjutnya, massa membakar sebuah mobil 4WD milik PTFI. Amuk massa terus berlanjut. Mereka menebang sebatang pohon, lalu memalangkannya di jalan. Kaca ekskavator pun hancur berantakan, jadi korban.

Tak berhenti di situ, massa yang naik pitam membakar 1 truk kontainer dan 1 truk tangki air, kemudian membiarkannya menghalangi jalan. Hingga tadi malam, 1 ekskavator, 1 truk tangki air, 2 mobil, 2 sepeda motor, dan 2 truk kontainer hangus dilalap api. Para pelaku yang merupakan mantan karyawan PTFI itu marah karena status karyawan dan hak-hak mereka sudah dicabut.

Dalam tuntutannya, perwakilan massa minta kejelasan atas nasib mereka. Sebab, sudah hampir lima bulan ini tidak ada satu pun hasil yang didapatkan dari perundingan antara manajemen, pemda, dan pewakilan pekerja. Mereka mengancam tetap menduduki CP 28 hingga ada keputusan lebih lanjut.

Steven Yawan, perwakilan demonstran, kepada para wartawan menyatakan, pekerja kecewa karena sudah lima bulan tak mendapatkan gaji. “Kami ini tinggal di rumah kontrakan. Sudah lima bulan ini tidak ada keputusan. Terus, kami diusir dari rumah. Mau tinggal di mana kami?” tanya dia.

Untuk menenangkan massa, Ketua DPRD Mimika Elminus B. Mom dan Kapolres Mimika AKBP Victor D. Mackbon turun ke lokasi kejadian bersama ratusan polisi serta anggota Brimob. Elminus berjanji segera melakukan komunikasi dengan pihak tekait. Dia juga mengimbau massa tidak melanjutkan aksi. “Saya segera menyurati semua pihak terkait dan duduk bersama untuk menyelesaikan masalah ini,” ucap dia.

Victor D. Mackbon juga mengimbau para demonstran untuk pulang. Sebab, nanti ada pertemuan lebih lanjut antara ketua DPRD dan pihak-pihak terkait. “Kami minta massa segera membubarkan diri,” tegasnya.

Meski kejadian itu tidak menelan korban jiwa, beberapa karyawan mengalami luka-luka. Antara lain Simson Rumbiak. Petugas trailer tersebut mengalami luka memar pada bagian pipi kanan dan punggungnya terkena lemparan batu. Begitu pula Sakka, karyawan PT Kuala Pelabuhan Indonesia. Dia mengalami luka memar di bagian leher, punggung, dan pinggul gara-gara lemparan batu. Bahkan, sejumlah barangnya dirampas massa. Antara lain ID card, ATM, SIM, KTP, dan dua HP Samsung. Kedua korban dirawat di Klinik AEA Kuala Kencana.

Sekitar pukul 20.00 WIT, aparat keamanan berusaha membubarkan massa yang semakin bertambah dengan mobil water cannon dan gas air mata. Hingga tadi malam, belum ada tanggapan dari manajemen Freeport. Seperti diwartakan, Juli lalu Kementerian ESDM telah melayangkan surat peringatan tertulis kepada PTFI soal PHK 4.000 karyawan.

(eye/JPG/c11/oki/pojoksulsel)



loading...

Feeds

maros, knpi maros, musda knpi maros, calon ketua knpi maros, ketua knpi maros, pemilihan ketua knpi maros

Inilah 6 Calon Ketua KNPI Maros

POJOKSULSEL.com MAROS – Enam orang bakal calon ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Maros, secara resmi ditetapkan sebagai calon ketua …
pilgub sulsel, pilgub sulsel 2018, survei Poltracking, survei pilgub sulsel, nurdin abdullah, na pilgub sulsel, pilgub sulsel na, survei nurdin abdullah, survei na

PAN Merapat ke NA, Ini Kata Andi Rio

POJOKSULSEL.com, MAKASSAR – Rekomendasi Partai Amanat Nasional (PAN) kabarnya berada di barisan bakal calon gubernur Sulsel Prof Dr Nurdin Abdullah …

Kopel Buka Klinik Antikorupsi

POJOKSULSEL.com, MAKASSAR – Anggota Komisi Pemantau Legislatif (KOPEL) Indonesia, Syamsuddin berharap, Klinik Anti Korupsi mampu menumbuhkan dan melahirkan kader-kader terbaik …