Alhamdulillah… Syahrul Yasin Limpo Berbagi dengan Veteran

Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo saat menjamu veteran di Baruga Karaeng Pattingaloang Rumah Jabatan Gubernur di Jalan Sungai Tangka, Jumat (18/8/2017).

Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo saat menjamu veteran di Baruga Karaeng Pattingaloang Rumah Jabatan Gubernur di Jalan Sungai Tangka, Jumat (18/8/2017).

POJOKSULSEL.com, MAKASSAR – Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) Syahrul Yasin Limpo (SYL) bersama Istri Ayunsri Harahap bersilaturahmi dengan keluarga pahlawan nasional, janda perintis kemerdekaan, veteran, di Baruga Karaeng Pattingaloang Rumah Jabatan Gubernur di Jalan Sungai Tangka, Jumat (18/8/2017).

Kepala Dinas Sosial Provinsi Sulawesi Selatan Ilham Gasaling mengatakan kegiatan ini digelar berdasarkan ide Ketua Tim Penggerak PKK Sulsel Ayunsri Harahap. Tahun-tahun sebelumnya, silaturrahmi digelar hanya dalam bentuk anjangsana atau kunjungan.

 

“Ini adalah wadah silaturahmi bersama gubernur untuk meningkatkan solidaritas pada mereka yang sudah berjasa,” kata Ilham.

Pada momen ini, keluarga para pejuang diberi kesempatan untuk bercerita tentang kepahlawanan kerabatnya yang diwakili keluarga Pangeran Diponegoro dan Andi Djemma. Sementara salah seorang adik Pahlawan Nasional Robert Wolter Monginsidi membacakan sebuah puisi yang kemudian naskahnya diserahkan ke gubernur.

Pada kesempatan itu, Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo mengucapkan terima kasih atas pengorbanan para pahlawan, pejuang dan veteran yang telah mewariskan bangsa besar yakni Indonesia.

“Hari ini kita bahagia diwariskan bangsa yang besar. Itu karena para pendahulu kita, mempersiapkan, mempertahankan, merebut dan mengantarkan kemerdekaan,” ucapnya.

Dia menegaskan, perjuangan para pahlawan harus diberi tempat paling tinggi karena mereka rela berkorban jiwa dan raga untuk kemerdekaan bangsa.

Orang nomor satu Sulsel itu kemudian sedikit bercerita tentang perjuangan keluarganya di era merebut kemerdekaan.

“Ayah saya sama Wolter Monginsidi pernah ditahan. Adik ayah saya, Daeng Tetta saya sebutnya, Daeng Bunga juga mati sama Wolter, dieksekusi bersama,” tuturnya.

Di hadapan ratusan undangan, SYL juga menyampaikan bahwa beberapa menit yang lalu, Presiden Republik Indonesia Joko Widodo menitip salam kepada mereka.

Memang ditengah acara mantan bupati Kabupaten Gowa ini sempat keluar ruangan menerima sebuah telepon.

Diakhir acara, keluarga para pahlawan nasional, janda vetaran dan veteran diberi tali asih berupa santunan. Mereka yang hadir diantaranya keluarga Sultan Hasanuddin, Syekh Yusuf, Lamadukelleng, Pangeran Diponegoro, Pongtiku, Andi Mappanyukki, Ranggong Daeng Romo, Pajongan Daeng Ngalle, Robert Wolter Monginsidi, Andi Djemma, Andi Sultan Daeng Raja, Abdullah Bau Massepe dan Opu Daeng Risadju.

(rilis Humas Pemprov/pojoksulsel)



loading...

Feeds