39 Ribu Warga Parepare Terancam Kehilangan Hak Pilih di Pilkada dan Pilgub

Ilustrasi

Ilustrasi

POJOKSULSEL.com, PAREPARE – Sebanyak 39 ribu lebih warga Kota Parepare terancam kehilangan hak pilih pada Pilkada Parepare dan Pilgub Sulsel 2018 mendatang.

“Ya, hampir 40 ribu orang terancam tidak dapat menggunakan hak pilihnya,” ucap Ketua KPU Parepare Nur Nahdiyah, Sabtu (12/8/2017).

Nahdiyah menjelaskan, hal itu terjadi lantaran sebagian besar warga Parepare belum melakukan perekaman e-KTP. Sementara berdasarkan Undang-undang Pilkada yang baru ‎syarat mutlak wajib pilih mereka yang sudah melakukan perekaman.

“Data tidak bisa disembunyikan. Bagi yang belum melakukan perekaman e-KTP terancam tak ikut memilih, karena KTP biasa sekarang tidak berlaku,” katanya.

Oleh karena itu, pihaknya terus mendorong dan mengajak masyarakat untuk sadar akan pentingnya melakukan perekaman e-KTP.‎ Dia juga berharap pemerintah daerah proaktif menyosialiasaikan sistem tersebut.

Menurut Nahdiyah, hal itu mengancam sistem demokrasi karena rentang terjadi penggelembungan suara dan konflik sosial.

“Kita sudah memporsir pemerintah kota untuk menyosialsiaskan sistem itu. Masih banyak waktu namun semakin cepat melakukan perekaman semakin valit data pemilih,” tutup Nur Nahdiyah.‎

Sebagaimana diketahui, Pilkada Parepare 2018 akan menjadi salah satu bagian dari Pilkada Serentak 2018 di Sulsel. Dimana ada 12 daerah yang bersamaan akan melakukan pilkada di Sulsel, termasuk Pilgub Sulsel 2018.

(haerul amran/pojoksulsel)



loading...

Feeds