Wah… Neymar Kepergok Masuk Ruang Ganti Real Madrid, Ada Apa?

Neymar berjabat tangan dengan Presiden PSG, Naseer Al Kheaifi. Foto : hindustantimes

Neymar berjabat tangan dengan Presiden PSG, Naseer Al Kheaifi. Foto : hindustantimes

SEBUAH kejadian menarik muncu seusai laga El Clasico antara Barcelona dan Real Madrid pada turnamen pramusim International Champions Cup (ICC) 2017 di Miami, Amerika Serikat, Minggu (30/7/2017). Seusai laga, penyerang Barcelona, Neymar, ketangkap kamera mengunjungi ruang ganti para pemain Real Madrid.

Dalam laga tersebut, Barcelona menang 3-2 atas seteru abadinya itu. Seusai laga, kamera Deportes Cuatro, seperti diberitakan Marca, sempat memergoki Neymar bercengkrama dengan dua penggawa El Real asal Brasil, Casemiro dan Marcelo. Dia membisiki sesuatu yang membuat Marcelo seperti keheranan.

Saat meninggalkan lapangan, Neymar juga kepergok singgah di ruang ganti Real Madrid. Selama 15 menit dia berada di dalam ruangan bersama para pemain Los Bancos.

Neymar meninggalkan ruangan dengan memboyong dua jersey Real Madrid. Salah satunya diyakini hasil bertukaran dengan kapten El Real, Sergio Ramos. Pasalnya, Ramos sendiri sudah mengakui dirinya bertukar jersey dengan Neymar seusai laga.

Video saat Neymar mengunjungi ruang ganti Real Madrid dan keluar menenteng jersey tim rival. (Youtube)

Ramos bahkan berharap, itu akan menjadi kali terakhir dia dan Neymar bertukar jersey selepas laga El Clasico. Dengan kata lain, Ramos meminta Neymar benar-benar pergi meninggalkan Barcelona pada musim panas ini.

“Aku punya hubungan baik dengannya. Kami tak tahu. Aku bertukar kostum dengan dia dan berharap ini menjadi laga terakhirnya bersama Barcelona, karena dengan begitu masalah kami sedikit berkurang,” ucap Ramos kepada Marca.

Akan tetapi, Neymar bukan memberi isyarat akan hengkang ke Real Madrid. Mantan penggawa Santos itu dipercaya segera menerima pinangan Paris Saint-Germain (PSG) yang sudah menyiapkan dana hingga 200 juta euro untuk merealisasikan transfer. Kunjungan Neymar ke ruang ganti Real Madrid, diyakini Marca, sekaligus menjadi perpisahan dengan sang rival.

(ira/JPC/pojoksulsel)



loading...

Feeds