Ternyata Nenek Moyang Suku Guam Orang Indonesia

Suku Chamorro penduduk asli Guam

Suku Chamorro penduduk asli Guam

POJOKSULSEL.com – Pulau Guam belakangan ramai menjadi perbincangan dunia karena menjadi pusaran konflik AS dan Korea Utara. Pyongyang mengancam akan menembakkan empat misil Hwasong-12 ke Guam dalam waktu dekat. Dalam hitungan hari. Persiapan diklaim telah dilakukan, tinggal menunggu restu Kim Jong-un.

Dipilihnya Guam sebagai target peluncuran rudal Korut menyusul pernyataan Trump yang dianggap menyinggung rezim Pyongyang, yang belakangan kian terpuruk akibat sanksi ekonomi yang dijatuhkan Dewan Keamanan PBB.

Saat ini Guam menjadi lokasi pangkalan militer Amerika Serikat di Pasifik, salah satu alasan yang menjadikannya target rudal Korea Utara.

Namun dibalik persoalan konflik tersebut, pulau yang terletak di bagian barat Samudera Pasifik itu masih ada keterikatan dengan Indonesia.

AS menjadikan Guam sebagai unincorporated and organized territory. Warganya diberi kewarganegaraan Amerika Serikat namun tidak mempunyai hak politik untuk ikut dalam pemilihan umum nasional.

Penduduk asli Guam adalah Suku Chamorro, yang tak memiliki keterkaitan budaya dengan warga di daratan Amerika yang lain.

Suku Chamorro di Guam berkembang sebagai masyarakat nelayan, petani, dan pemburu.

Mereka adalah pelaut ulung dan pengrajin terampil, yang memproduksi tenunan dan gerabah rumit, membangun rumah dan kano berbentuk unik.

Masyarakat Chamorro memiliki sistem adat matriarkal yang kuat yang melalui kekuatan dan kewibawaan para perempuan dan kegagalan penjajah Spanyol untuk mengenali fakta tersebut, membuat budaya suku tersebut, termasuk bahasa, musik, tari, dan tradisi bertahan hingga saat ini.

Seperti dikutip dari guam-online.com, penduduk asli Guam diyakini sebagai keturunan dari Indo-Malaya yang berasal dari Asia Tenggara yang datang pada tahun 2.000 Sebelum Masehi.

(ysp/pojoksatu/pojoksulsel)



loading...

Feeds