Jamu Leicester, Arsenal Dihantui Sindrom Awal Musim

Fans Arsenal.

Fans Arsenal.

POJOKSULSEL.com, LONDON – Emirates Stadium menjadi panggung perdana digelarnya Premier League 2017-18. Di pekan pertama, duel antara tuan rumah Arsenal melawan Leicester City menjadi pembuka, Sabtu (12/8) mulai pukul 01.45 WIB.

Arsenal tak perlu takut meladeni Leicester. Faktanya, Leicester tidak pernah mampu mengalahkan Arsenal dalam 21 laga Premier League sejak November 1994. Bahkan di kandang sendiri, baik saat masih di Emirates atau di Highbury, Arsenal tak terkalahkan dalam sepuluh laga melawan The Foxes, julukan Leicester.

Namun ada yang perlu ditakuti. Ya, itu sindrom awal musim yang kerap singgah ke The Gunners.

Gelandang Theo Walcott pun sangat menginginkan tren bagus di Community Shield bisa berlanjut di Premier League musim ini. ”Saya merasa malam itu (Jumat malam waktu setempat, Red) kami akan lebih baik,” koar Walcott, sebagaimana dilansir Daily Star.

Menurut Walcott, di Community Shield timnya bermain nyaris sempurna. Meski Arsenal butuh waktu sampai adu penalti untuk menaklukkan Chelsea dengan skor 4-1 (1-1 waktu normal). ”Kami mampu menghentikan Chelsea dengan permainan mereka, kami melakukannya dengan baik,” lanjut Walcott.

Faktanya, dua musim lalu Arsenal juga tidak bisa memenangi awal musimnya meski menang 1-0 atas Chelsea di Community Shield. Begitu kembali ke Premier League kala itu, Arsenal dipecundangi West Ham dengan dua gol tanpa balas di Emirates. Musim ini pun bukan tidak mungkin tren itu terus berlanjut. Situasi di Arsenal yang tidak full team bisa jadi kunci. Laurent Koscielny akumulasi, sedangkan Alexis Sanchez kabarnya masih cedera otot perut.

Terlepas dari vitalnya peran Sanchez, ada atau tidaknya El Nino Maravilla itu tak pernah mampu menolong Arsenal langsung meledak di pekan pertama. Sanchez tidak pernah mencetak gol di laga pertama Premier League. Berbicara dalam situs resmi klub, nahkoda Arsenal Arsene Wenger menyebut sindrom laga pertama tidak 100 persen hanya dari hasil akhir.

Menurutnya Arsenal sudah in sejak di awal musim. ”Ada keadaan khusus yang membuat kami seperti ini, terkadang itu terjadi setelah Piala Dunia atau Euro ketika pemain kami banyak yang belum siap memulai musim ini,” kilah Si Profesor, julukannya.



loading...

Feeds