Ini Penampakan ‘Rumah Sekap’ KPK

'Rumah Sekap' KPK di Kampung Benda, Cipayung, Depok, Jawa Barat. Foto: Jawa Pos

'Rumah Sekap' KPK di Kampung Benda, Cipayung, Depok, Jawa Barat. Foto: Jawa Pos

POJOKSULSEL.com, DEPOK – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kini tengah digoyang dengan dugaan keberadaan
‘Rumah Sekap’ di Kampung Benda, Cipayung, Depok, Jawa Barat.

Rumah tersebut bercat kuning kusam dengan gerbang pagar besi tinggi bercat hitam. Sebagian temboknya dicat ungu muda.

Di depan pintu tampak berjajar tiga buah pohon palem tiga batang yang menjuntai setinggi atap rumahnya.

Lokasinya berada di samping kanan jalan jika masuk dari gapura jalan TPA. Di seberang rumah yang tak memiliki teras itu tampak terpancang tiang sutet yang tepat berada di belakang warung makan milik Nanang (50).

Keberadaan rumah itu mendadak menjadi perbicangan, karena disebut oleh Pansus Angket DPR sebagai ‘Rumah Sekap’ milik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), berdasar keterangan saksi mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Akil Mochtar, Niko Panji Tirtayasa alias Miko, dalam rapat Pansus Angket beberapa waktu lalu.

Nanang mengungkapkan, rumah itu merupakan milik Yusman yang saat ini tinggal di Lenteng Agung Jakarta Selatan. Si pemilik mengontrakkan rumahnya seharga Rp 2,5 juta per bulan.

“Saya disuruh pegang kunci rumah sama Pak Yusman sejak 2015. Nah katanya ada namanya Bu Dian yang terakhir ngontrak rumah ini. Bu Dian orang asli sini, tapi gak betah. Katanya sih suaminya orang Belanda,” kata Nanang pada JawaPos.com, Jumat (11/8).

Nanang juga mengungkapkan, bahwa rumah yang memiliki tiga kamar, satu garasi dan 3 kamar mandi itu sudah kosong sejak 4 tahun lalu.

Meskipun diakuinya ada beberapa orang yang datang dan menanyakan rumah itu dengan tujuan untuk mengontrak.

“Ya ada beberapa, tidak banyak nanya-nanya mau ngontrak, tapi gak ada yang jadi. Kalau Pak Yusman sendiri hanya seminggu sekali ke rumah. Itu juga sebentar paling ngecek dan bersih-bersih sebentar,” paparnya.

Pantauan JawaPos.com, di dalam rumah itu tampak seperti bangunan yang sudah lama ditinggalkan dan tidak ditempati.

Meja-meja bekas tak tertata rapi dan terlihat debu dimana-mana. Ventilasi rumah ini pun sangat kurang.

Lantainya yang terbuat dari keramik putih juga tampak kotor. Begitupun dengan bagian dapur yang dibiarkan tak terawat dan pengap.

Di bagian kamar juga kosong, hanya ada satu kasur di kamar tengah yang sengaja diposisikan berdiri karena tidak terpakai.

(dms/JPC)



loading...

Feeds