Tajam, Sindiran Jimly pada Ketum Parpol yang Hanya Kerja Jelang Pemilu

Jimmly Asshidiqqie

Jimmly Asshidiqqie

KETUA Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Jimly Asshiddiqie meminta pimpinan partai politik tidak hanya berdiam diri. Mereka katanya harus tampil untuk berdebat.

Misalnya memperdebatkan pandangan Yusril Ihza Mahendra yang menilai Presiden Joko Widodo melanggar Undang-Undang Keuangan lantaran pemerintah telah melampaui batas utang, 30 persen dari APBN. Yusril menyebut, utang negara saat ini telah mencapai 50 persen dari APBN.

 

“Terutama partai-partai dalam koalisi pemerintahan jangan didiamkan,” ujarnya di Kantor ICMI, Menteng, Jakarta, Rabu (9/8/2017).

Dia menjelaskan, fungsi parpol adalah memberi pendidikan politik. Semua pimpinan parpol harus memelihara komunikasi publik dengan menyampaikan pendapat yang sifatnya berbeda.

“Saatnya partai-partai politik jangan diam saja, ketua-ketua partai jangan kerjanya hanya menjelang pemilu. Fungsi partai politik harus dilakukan. Pendidikan politik juga kepada rakyat,” pungkas Jimly.

(dna/JPC/pojoksulsel)



loading...

Feeds