Perokok Wajib Baca. Biaya Berobat karena Rokok Capai Ratusan Miliar

ilustrasi pixabay

ilustrasi pixabay

POJOKSULSEL.com – Setiap perokok sudah mengetahui tentang bahaya yang dilakukannya itu. Namun mereka sulit untuk berhenti meski sudah memiliki niat. Penyakit akibat merokok pun siap mengancam kapan saja.

Penyakit akibat merokok seperti Penyakit Jantung Koroner (PJK) dan penyakit kardiovaskular, menjadi penyakit katastropik yang membutuhkan biaya tinggi.

Setiap tahun negara harus membiayai penyakit akibat rokok yang nilainya Rp 107 miliar per tahun.

“Merokok itu pastilah menimbulkan kesakitan dan kematian. Mertua dari adik saya meninggal karena merokok sebab fungsi paru-parunya menurun.”

“Biaya tiap tahun yang dibutuhkan mencapai Rp 107 miliar karena rokok,” tegas Peneliti dan Dosen Senior Universitas Padjajaran, Ardini S Raksanagara dalam Diskusi Panel Potensi Alternatif Produk Tembakau di LIPI, Rabu (9/8).

Ardini mencatat penyakit paru ostruktif kronis akibat rokok terus meningkat. Belum lagi masalah bayi dengan Berat Badan Lahir Rendah (BBRL).

Lalu, kata Ardini, dari mana pemerintah membayar biaya para penderita akibat penyakit rokok itu? Tentu dari cukai rokok juga.

“Bayangkan ya, dari mana biaya itu, ya dari cukai rokok. Seperti pembangunan kesehatan itu juga perlu, dari mana? Dari cukai rokok.”

“Makanya, artinya biaya kesehatan membiayai penyakit akibat rokok semakin tinggi, cukainya juga harus tinggi. Coba bayangkan,” tukasnya.

Tahun 2020-2025, Indonesia akan mengalami bonus demografi. Ardini menjelaskan anak muda akan menanggung orang tua selama produktif dan sehat. Lalu bagaimana generasi perokok bisa menghadapi bonus demografi?



loading...

Feeds

Ini Syarat Calon Walikota PPP Parepare

POJOKSULSEL.com, PAREPARE – Ketua Bappilu Dewan Pimpinan Cabang Partai Persatuan Pembangunan (DPC-PPP), Parepare, Sulawesi Selatan (Sulsel), Salam Latif, mengatakan sejauh …