MIRIS! Ini Fakta Tewasnya Murid SD Usai Duel dengan Temannya

Ilustrasi

Ilustrasi

POJOKSULSEL.com – Insiden duel maut murid SD ini harus menjadi perhatian semua pihak. Perkelahian bocah SD yang berujung pada kematin menjadi fakta miris saat ini. Tak hanya itu, korban yang berusia 8 tahun sebelum menghembuskan napas terakhir sempat diinjak-injak oleh pelaku.

Kejadian yang dialami SR, siswa kelas II SDN Longkewang, Desa Hegarmanah, Kecamatan Cantayan, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat kini tengah disidik oleh aparat kepolisian.

Berdasar informasi yang dihimpun Radar Sukabumi (Jawa Pos Group), saat berangkat sekolah, wali kelas korban, Ruhiyat, berpapasan dengan D (teman sekelas korban) dalam kondisi menangis.

“Saya kaget pas ketemu D menangis. Akhirnya saya tanya. Kemudian, D mengaku baru saja berkelahi dengan korban dan korban jatuh pingsan,” jelasnya kemarin (9/8).

Mendengar kejadian itu, dia langsung mendatangi lokasi perkelahian di lingkungan sekolah dan berusaha melakukan pertolongan awal dengan membawa korban ke kelas. “Kejadiannya pukul 07.00 WIB sebelum masuk jam sekolah,” ungkap Ruhiyat.

Selanjutnya, korban diolesi minyak kayu putih, tapi tak kunjung sadar. Akhirnya, Ruhiyat bergegas pergi ke Puskesmas Cantayan dengan ibu korban, Ijah, 40. “Setelah diperiksa dan ditolong tim medis Puskesmas, korban dinyatakan meninggal,” ujarnya.

Saudara korban, Abdulrohim, 37, terkejut mendengar adik bungsunya terkapar di sekolah. Padahal, sebelumnya, korban sehat saat berangkat dari rumah.

Setelah dinyatakan meninggal oleh tim medis Puskesmas Cantayan, korban dibawa ke BLUD RS Sekarwangi.

“Teman adik saya ke rumah ngabarin pukul 07.00 kalau SR pingsan. Saya langsung ke sekolah. Setelah dicek, denyut nadi di tangannya sudah tak ada. Untuk memastikan penyebab kematiannya, adik saya dibawa ke RSU Sekarwangi untuk diotopsi,” ucap Abdulrohim.



loading...

Feeds