Pengukuhan RT/RW 26 Agustus, Usai Salat Subuh

Walikota Makassar Danny Pomanto saat menjadi pembicara di hadapan para pemuda yang tergabung dalam Kader Bangsa Fellowship Program dengan tema

Walikota Makassar Danny Pomanto saat menjadi pembicara di hadapan para pemuda yang tergabung dalam Kader Bangsa Fellowship Program dengan tema "Membangun Kota Membahagiakan Masyarakat" di Hotel Yello Manggarai, Jumat (4/8/2017).

POJOKSULSEL.com, MAKASSAR – Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar akhirnya mengagendakan pengukuhan Ketua Rukun Tetangga (RT) dan Ketua Rukun Warga (RW), yang terpilih melalui Pemilihan Ketua RT/RW Raya (Pilkara) pada Februari 2017 lalu. Setelah beberapa kali mengalami penundaan sejak Maret lalu, pelantikan akhirnya dipastikan akan dilaksanakan 26 Agustus nanti.

Wali Kota Makassar, Danny Pomanto usai rapat di ruang Sipakalebbi, Balaikota, Selasa (8/8/2017) kemarin, mengungkapkan hal tersebut. Pelantikan nantinya, lanjut Danny akan dilangsungkan usai Salat Subuh berjamaah, di lapangan Karebosi.

“Kami sudah koordinasikan kembali soal pelantikan itu dengan pihak terkait. Akan digelar tanggal 26 Agustus nanti di Lapangan Karebosi, setelah Salat Subuh berjamaah,” jelas Danny.

Danny mengakui jika jadwal sebelumnya mengalami beberapa kali penundaan. Kerap bertepatannya  beberapa agenda yang juga tak kalah pentingnya dan tidak dapat ditunda menjadi salah satu alasan penundaan.

“Terakhir kan pelantikan dijadwalkan Minggu, 16 Juli lalu, namun karena bertepatan dengan peringatan Hari Koperasi Nasional yang dihadiri oleh Presiden RI Joko Widodo, menyebabkan pelantikan kembali diundur,” tambah Danny.

Semetara itu, Kepala Bagian Pemberdayaan Masyarakat (BPM) Kota Makassar, Iskandar Lewa, membenarkan soal kepastian jadwal pelantikan bagi Ketua RT/RW. Namun, ia menyampaikan bahwa pihaknya tidak lagi menggunakan istilah pelantikan, tapi berupa pengukuhan. Sebab ketua-ketua RT/RW tersebut saat ini sudah menjalankan tugasnya masing-masing.

“Dijadwalkan tanggal 26 Agustus nanti, namun saya juga mau luruskan, bahwa kegiatannya nanti itu namanya bukan pelantikan tapi pengukuhan. Kan RT/RW itu sudah jalan beberapa bulan menjalankan tugasnya, jadi tinggal dikukuhkan,” jelasnya. 

(chaidir pratama/pojoksulsel)



loading...

Feeds