Ingin Jadi Capres, Rhoma Irama Gugat UU Pemilu

Rhoma Irama bersama pengurus Partai Idama. Foto Jawa Pos

Rhoma Irama bersama pengurus Partai Idama. Foto Jawa Pos

KETUA Umum Partai Islam Damai Aman (Idaman) Rhoma Irama resmi mendaftarkan uji materi UU Pemilihan umum ke Mahkamah Konstitusi (MK)‎.

Rhoma mengatakan, pasal yang diuji ke MK oleh Partai Idaman adalah Pasal 173 ayat 1, Pasal 173 ayat 3, dan Pasal 222 UU Pemilu/2019. Dalam gugatannya, ia meminta agar syarat ambang batas pencalonan presiden atau presidential treshold sebesar 20 persen sampai 25 persen dihapuskan.

 

“Karena inskonstitusional, dan zero treshold untuk presidential treshold,” ujar pria yang akrab disapa Bang Haji ini, di Gedung MK, Jalan Medan Merdeka, Jakarta, Rabu (9/8/2017).

Dengan mengajukan uji materi ke MK ini, pria berjuluk Raja Dangdut ini menegaskan akan mengajukan diri menjadi Capres di 2019, guna bersaing dengan Joko Widodo (Jokowi).

“Itu satu konskuensi logis ya, kalau enggak (maju capres) ngapain saya ke MK,” katanya.

Rhoma menambahkan, dengan mengajukan uji materi ke MK juga menegaskan bahwa Partai Idaman, tidak akan mendukung Jokowi di 2019 nanti, dan siap menjadi oposisi di 2019 nanti.

“Ya berarti tidak (mendukung Jokowi di 2019).

Komitmen menjadi posisi ini diungkapkan Rhoma karena ingin menjaga kualitas pemerintah, di mana partai oposisi harus mengawasi pemerintah.‎

“Ini kan harus ada kelompok yang kritisi mengawasi, di seluruh dunia ada namanya oposisi dan penguasa itu sehat dalam rangka penegakan demokrasi,” pungkasnya.

(cr2/JPC/pojoksulsel)



loading...

Feeds

Henny Handayani

Rakor IYL-Cakka Bahas Dukungan Parpol

POJOKSULSEL.com, MAKASSAR – Rapat Koordinasi (Rakor) Tim Pemenangan Ichsan Yasin Limpo-Andi Mudzakkar (IYL-Cakka) yang digelar di Makassar, Senin (20/11/2017) besok, …

Amunisi Baru Prof Andalan Kembali Terbentuk

POJOKSULSEL.com, MAKASSAR – Pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), Nurdin Abdullah-Andi Sudirman Sulaiman, kembali mendapatkan amunisi baru …