Kekurangan Air, Warga Pangkep Salahkan Tambang Marmer

Aktifitas tambang marmer PT Wutama Tri Makmur yang terletak di Kampung Bunnea, Kelurahan Kalabirang, Kecamatan Minasatene, Pangkep, diprotes oleh warga.

Aktifitas tambang marmer PT Wutama Tri Makmur yang terletak di Kampung Bunnea, Kelurahan Kalabirang, Kecamatan Minasatene, Pangkep, diprotes oleh warga.

POJOKSULSEL.com, PANGKEP – Aktifitas tambang PT Wutama Tri Makmur yang terletak di Kampung Bunnea, Kelurahan Kalabirang, Kecamatan Minasatene, Pangkep, diprotes oleh warga.

Pabrik tambang tersebut dinilai merugikan warga dengan menyerap air sumur warga di sekitar lokasi tambang.

Seorang warga Baharuddin yang ditemui, Selasa (8/8/2017) mengaku, jika musim kemarau seperti ini, dirinya harus mengambil air bersih di tempat lain, karena air sumurnya kering.

Sejak berdirinya perusahaan marmer yang melakukan penambangan dengan menggali hingga puluhan meter, dan berbentuk waduk, membuat seluruh air yang ada di sekitar tambang terserap masuk di tambang.

“Sudah lama begini, kalau musim kemarau sus‎ah air, kalau ada lagi isinya keruh pak,” ketus Bahar.

Anggota DPRD Pangkep Haris Gani menyayangkan perusahan tambang ini tak bisa memberikan solusi kepada warga terhadap dampak yang ditimbulkan kepada warga sekitar.

Dia meminta dinas terkait mengkaji kembali izin tambang perusahaan ini, karena ini sangat merugikan warga.

Sementara itu, Direktur Utara PT Wutama Tri Makmur Tomi mengaku, jika pihak perusahaan akan segera melakukan perbaikan, serta berusaha memenuhi persediaan air bersih untuk warga dalam waktu cepat.(tajuddin mustaming/pojoksulsel)



loading...

Feeds

Ini Syarat Calon Walikota PPP Parepare

POJOKSULSEL.com, PAREPARE – Ketua Bappilu Dewan Pimpinan Cabang Partai Persatuan Pembangunan (DPC-PPP), Parepare, Sulawesi Selatan (Sulsel), Salam Latif, mengatakan sejauh …