Kades Sinjai Dilapor Pengancam Pembunuhan, Ternyata…

pojoksulsel

pojoksulsel

POJOKSULSEL.com, MAKASSAR – Kepala Desa (Kades) Tellu Limpoe, Kecamatan Tellu Limpoe, Kabupaten Sinjai, berinisial MA dilaporkan ke Polres Sinjai terkait kasus dugaan pengancaman pembunuhan.

Kasat Reskrim Polres Sinjai AKP Sardan mengatakan, MA dilaporkan oleh Andi Irwan Kadir, salah satu warga Desa Tellu Limpoe. Korban terpaksa melaporkan MA karena merasa jiwanya terancam.

 

“Kejadiannya itu pada hari Jumat, 4 Agustus 2017. Dan korban baru melapor ke Polres Sinjai Senin kemarin,” kata AKP Sardan, Selasa (8/7/2017).

Sardan melanjutkan, pasca menerima laporan korban, anggota Polres Sinjai langsung mendatangi tempat kejadian perkara untuk melakukan penyelidikan.

Dan menurut keterangan saksi di TKP bahwa keterangan pelapor tersebut tidak valid. Terlebih pelapor tidak berada di rumahnya saat terjadinya peristiwa itu.

“Pada saat kejadian korban itu tidak berada di lokasi, menurut saksi di sana,” kata AKP Sardan.

Dikatakan Sardan, para saksi yang dimintai keterangan di TKP menyebutkan, bahwa MA mendatangi rumah pelapor karena ingin membubarkan sejumlah orang sedang berpesta minuman keras (Miras) di depan rumah tersebut.

Para saksi pun membenarkan bahwa Kepala Desa MA memang membawa parang panjang pada saat menuju ke rumah pelapor.

“Tapi mungkin karena melihat Pak Desa membawa senjata tajam, pemilik rumah itu lari duluan,” katanya.

Sardan menyebutkan, Kepala Desa MA tidak pernah berhadapan langsung dengan pelapor untuj melontarkan ancaman seperti yang dimaksudkan dalam laporan tersebut.

Karena itu, penyidik masih sebatas memeriksa saksi-saksi untuk melakukan klarifikasi.

(muh fadly/pojoksulsel)



loading...

Feeds