Dinas PU Parepare Disorot, Hasil Pekerjaan Rekanan Asal Jadi

 Salah satu titik lokasi mega proyek pekerjan peningkatan jalan, di Kota Parepare.

‎

Salah satu titik lokasi mega proyek pekerjan peningkatan jalan, di Kota Parepare. ‎

POJOKSULSEL.com, PAREPARE – Ketua Organisasi Majelis Pemuda Pancasila (MPP) Parepare, Fadly Agus Mante menyoroti kinerja Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Parepare, Sulawesi Selatan (Sulsel).

Dia menilai, instansi tersebut melakukan pembiaraan dalam hal pengawasan sehingga sejumlah proyek yang dikerjakan oleh rekanan terindikasi menyalahi aturan dan tidak berkualitas.

 

“Hasil pekerjaan pembangunan fisik di Parepare buruk dan berkesan asal jadi. Dinas PU dan Rekanan harus bertanggungjawab,”ucap Fadly Agus Mante, usai hearing dengan Komisi III DPRD terkait kualitas proyek peningkatan jalan, yang baru-baru ini menjadi sorotan publik, Selasa (8/8/2017).

Proyek Dinas PUPR sebesar Rp 9 miliar lebih itu yang terletak di Jalan Beringin, kata Fadly adalah salah satu bukti bahwa buruknya hasil pekerjaan yang dilaksanakan oleh rekanan.

Pihak rekanan menggunakan batu yang ada disekitar sebagai marka jalan, sehingga sangat membahayakan pengguna jalan yang melintas.

“Pekerjaan ini asal jadi, titik-titik pekerjaannya yang tersebar tidak jelas lokasinya dimana saja ditambah lagi cor semen asal ditumpahkan. Sangat berbahaya bagi pengguna jalan,”jelas mantan Anggota DPRD Parepare ini.

Khususnya mega proyek yang dikerjakan oleh PT Lumpue Indah tersebut, Fadly meminta pekerjaan itu dihentikan sementara, karena dikerjakan asal-asalan dan amburadul.

“Kuat dugaan pekerjaan tersebut tidak sesuai bestek. Kami sinyalir pihak rekanan (PT Lumpue Indah) mengerjakan tidak sesuai dengan yang tertuang dalam dokumen kontrak,” ujar pria yang akrab disapa Awienk ini.

Dia juga meminta agar komisi III melakukan peninjauan langsung ke lokasi proyek untuk melihat pekerjaan jalan itu.

Dia menuding Instansi teknis dalam hal ini Dinas PUPR melakukan pembiaran sehingga hasilnya tidak berkualitas terhadap pekerjaan jalan tersebut.‎ Dia bahkan menduga hasil pekerjaan proyek kuat kaitannya dengan adanya setoran-setoran yang kabarnya mencapai 17 persen itu.

Sementara PPK proyek peningkatan jalan Dinas PUPR, Sukriadi mengaku sudah menginstruksikan ke pelaksana dan konsultan pengawas untuk segera membenahi beberapa ruas jalan yang dinilai bermasalah tersebut. Namun dia enggan menyebut lokasi dimana saja titik mega proyek yang bersumber dari dana DAK 2017 itu. (haerul amran/pojoksulsel)

 



loading...

Feeds

Indra Sjafri

PSSI: Terima Kasih Indra Sjafri

POJOKSULSEL.com, JAKARTA – Indra Sjafri sudah resmi tidak menangani lagi Timnas Indonesia U-19. Kepastian itu diungkapkan PSSI pada jumpa pers …
Setya Novanto

Ini Kata Setnov Soal Tahanan KPK

POJOKSULSEL.com, JAKARTA – Tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan e-KTP Setya Novanto sudah dua hari menginap di rumah tahanan lembaga antirasuah …
Andi Sudirman Sulaiman

Sudirman Sulaiman Sasar 70 Desa di Wajo

POJOKSULSEL.com, WAJO – Menyusuri desa-desa, menyapa dan mendengarkan harapan serta keluhan masyarakat menjadi bagian yang menarik dari aktifitas bakal calon …