Ternyata Ini Bahaya Dumolid, Obat Penenang yang Dikonsumsi Tora Sudiro

Tora Sudiro. Foto Instagram

Tora Sudiro. Foto Instagram

DULU heroin, ekstasi, dan shabu menjadi narkoba primadona di kalangan anak muda era 1990-an hingga 2000-an awal, kini lain lagi ceritanya dengan anak-anak di zaman milenial.

Anak-anak era modern kini lebih cenderung menyalahgunakan obat-obatan yang sebetulnya bukan murni golongan narkoba. Salah satunya yang sedang naik daun adalah obat dumolid yang digunakan artis Tora Sudiro.

 

Mereka seringnya mengonsumsi obat ini bersama dengan minuman bersoda, kopi, atau minuman energi demi menggenjot semangat, konsentrasi, dan kepercayaan diri. Sebenarnya apa itu dumolid? 

Dalam keterangan tertulis hellosehat.com, Senin (7/8), Dumolid adalah nama merek dari obat generik nitrazepam 5 mg yang termasuk ke dalam kelas obat Benzodiazepin, obat penenang.

Obat dumolid adalah salah satu pilihan obat yang paling sering diresepkan untuk terapi jangka pendek guna mengobati gangguan tidur (insomnia) parah, kejang, gangguan kecemasan, dan depresi.

Nitrazepam termasuk ke dalam psikotropika golongan IV. Obat-obat golongan psikotropika sejatinya hanya bisa dikeluarkan dengan resep dokter.

Ketika seseorang tanpa resep mendapatkan dan mengonsumsi obat dumolid untuk mendapatkan efek penenangnya, penggunaan berubah menjadi penyalahgunaan.

Nitrazepam 5 mg menimbulkan perasaan tenang dan relaksasi secara fisik dan mental, yang menciptakan efek ketergantungan tingkat tinggi. 

Sudah terbukti tidak hanya pada pasien yang diberikan resep secara ketat dan teratur, juga pada mereka yang secara ilegal menyalahgunakan obat dumolid sebagai narkotika. Dumolid juga sering digunakan sebagai antidepresan. 

Meskipun obat dumolid terbukti bermanfaat untuk sejumlah kondisi medis tertentu, obat ini dapat menyebabkan ketergantungan fisik dan psikologis.

Obat penenang bekerja langsung pada sistem saraf pusat, menghasilkan efek bius dan relaksasi otot, dan tingkat kecemasan yang lebih rendah.

Gejala yang paling sering dilaporkan setelah konsumsi obat dumolid adalah merasa lebih energik, santai, dan banyak bicara.

Efek penurunan kewaspadaan dan relaksasi inilah yang dipercaya dapat meningkatkan kepercayaan diri pada pengguna obat dumolid untuk membantu mereka lebih fokus menyelesaikan suatu aktivitas, misalnya berbicara di depan publik atau presentasi penting di kampus atau sekolah.

Orang yang menyalahgunakan obat dumolid memiliki persepsi bahwa mereka bahagia, fokus, dan merasa bersemangat layaknya berada di langit ke tujuh.

Tapi untuk orang lain, ia mungkin terlihat lesu, koordinasinya kurang, galak, dan mudah tersinggung.

Orang yang menyalahgunakan obat dumolid juga mungkin memiliki memori buruk dan amnesia penuh dari beberapa peristiwa.

Obat penenang adalah obat adiktif yang berbahaya. Semakin lama menggunakan obat ini, semakin membutuhkannya.

Semakin lama menyalahgunakan obat dumolid untuk obat rekreasi tanpa adanya pendosisan ketat, tubuh akan membangun toleransi terhadap efek obat ini.

Toleransi obat pada akhirnya membuat pengguna jadi makin meningkatkan dosis lebih banyak lagi obat demi mencapai efek yang sama dari dosis sebelumnya.

Pada akhirnya, ini berujung pada ketergantungan dan penyalahgunaan dan ketergantungan, yang sering terjadi dalam waktu 4-6 minggu setelah penggunaan pertama.

(ika/JPC/pojoksulsel)



loading...

Feeds