Pilu! Suami Tewas Dibakar Usai Salat, Cita-cita Siti Zubaidah Kandas

Siti Zubaidah menujukan foto bersama almarhum suaminya. (Deny Iskandar/Indopos)

Siti Zubaidah menujukan foto bersama almarhum suaminya. (Deny Iskandar/Indopos)

POJOKSULSEL.com – Siti Zubaidah tak bisa menyembunyikan duka. Suaminya Muhammad Alzahra alias MA (30) tewas dibakar massa karena dituduh mencuri. Mimpinya bersama suami, tahun ini bisa belil rumah harus kandas.

Wartawan Indopos (Group Pojoksatu.id), Deni Iskandar melaporkan, rumah bercat biru tipe 36 yang ditinggalli Siti Zubaedah, terus didatangi sejumlah pelayat. Rumah yang berlokasi di Kampung Jati, Desa Cikarang Kota, Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi kini tampak suram setelah ditinggal MA untuk selama-lamanya.

 

Siti dan MA sudah tinggal di rumah sewa itu sejak tahun 2012 lalu atau setahun setelah mereka menikah. Di rumah itu Siti dan MA sudah dikaruniai satu orang anak yang pertama bersama Alif Saputra (4). Dan kini Siti masih mengandung anak keduanya yang sudah berusia enam bulan.

“Suami saya memang ingin beli rumah tahun ini untuk kami tinggal bersama. Makanya suami kerja keras,” katanya.

Namun, keinginannya itu harus kandas setelah peristiwa menakutkan pada Selasa 1 Agustus 2017 lalu. Di hari itu, MA dituduh mencuri tiga unit alat pengeras suara musalla di Kampung Cabang Empat RT2 RW 1, Desa Urip Jaya, Babelan, Kabupaten Bekasi. Awalnya, MA bersama-sama warga melaksanakan salat berjamaah di dalam musalla. Hingga MA pergi meninggalkan musalla paling belakang.

Usai MA meninggalkan musalla, ada seorang warga melihat suara pengeras muslla hilang. Hingga MA pun dituding mencuri alat musala tersebut. Warga yang mengatahui alat pengeras suara itu hilang langsung mengejarnya. Tepat di Pasar Muara, MA tertangkap warga hingga dipukuli sampai tak sadarkan diri. Tak lama, MA pun dibakar massa.

Kini, Siti Zubaedah, hanya bisa menelan nasib yang dialaminya. Dia hanya pasrah dan bisa menetaskan kepergian suami untuk selama-lamanya. Bahkan, sampai sekarang Siti masih percaya bila aksi main hakim sendiri itu salah sasaran. “Saya yakin, suami saya tidak seperti itu. Bukan pencuri yang dituduhkan,” kata Siti.

Wanita berhijab itu menjelaskan, kalau suaminya MA sehari-hari berprofesi sebagai tukang servis alat pengeras suara atau amplier. Bahkan, Siti meyakini amplier yang ada di lokasi kejadian adalah milik suaminya yang baru saja dibeli dari orang lain. “Suami saya sering membeli amplifire bekas dari orang lain. Di rumah amplifire itu diperbaiki untuk dijualnya kembali,” jelas Zubaedah.

Pengakuan Siti atas pekerjaan suaminya itu dibuktikan dengan banyaknya amplifier bekas yang terlihat di rumah kontrakan milik MA. Dimana mana keperluan untuk service amplifire berserakan di pojok-pojok ruangan.



loading...

Feeds