Puskesmas Dituding Beri Pasien Obat Expired, Ini Kata Kadis Kesehatan Pangkep

Pihak Puskesmas Minasatene Pangkep menggelar jumpa pers terkait tudingan obat kedaluarsa atau expired, Jumat (4/8/2017). | POJOKSULSEL - TAJUDDIN MUSTAMING

Pihak Puskesmas Minasatene Pangkep menggelar jumpa pers terkait tudingan obat kedaluarsa atau expired, Jumat (4/8/2017). | POJOKSULSEL - TAJUDDIN MUSTAMING

POJOKSULSEL.com, PANGKEP – Polemik dugaan pemberian obat kedaluarsa atau expired ke salah satu pasien di Puskesmas Minasatene, Kelurahan Minasatene, Kecamatan Minasatene, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan (Sulsel), terus menggelinding.

Kadis Kesehatan Pangkep dr Indriaty Latif pun angkat bicara terkait dugaan obat expired yang diberikan kepada pasien. Indriaty Latif mengatakan, masa kedaluarsa obat tergantung dari jenis obat itu sendiri. Untuk jenis obat yang mencantumkan masa kedaluarsa hanya menyebutkan bulan, berarti obat itu masih layak di konsumsi hingga akhir uulan kedaluarsa obat tersebut.

Sehingga, kata Indriaty Latif, penggunaan obat itu sendiri masih aman untuk mengomsumsinya. Namun, alangkah baiknya jika melihat dari dari daya tubuh seseorang yang berbeda-beda, sehingga dalam pemberian obat biasanya melihat kondisi ketahanan tubuh, pasien atau orang itu sendiri.

Sementara itu, Kepala Seksi Pengawasan Obat dan Makanan Dinas Kesehatan Pangkep Rahbiati menjelaskan, jika kedaluarsa obat yang expirednya Agustus, berarti obat itu sendiri masih memiliki masa tenggang waktu selama 3 bulan lagi.

“Itu sesuai dengan pengetahuan Ilmu Farmasi yang kami dapatkan semasa kuliah,” tambah Ruhbiati.

Sementara itu, Bidasari, ibu dari pasien anak yang mengeluh mendapat obat expired, mengaku tidak mengetahui jika obat yang expirednya Agustus masih aman dikonsumsi. Dirinya hanya merasa tidak tenang dengan obat yang diberikan kepada anaknya.

Meski demikian pihak Bidasari sendiri akan berusaha mencari kebenaran dari penggunaan obat yang expired yang membuat dirinya merasa anaknya kurang nyaman untuk mengkonsumsi obat tersebut.

Pihak puskesmas Minasatene sendiri meminta Bidasari meminta maaf kepada pihak Puskesmas Minasatene. Selain itu, Bidasari mengakui kesalahannya di media sosial karena sudah menyebar foto obat yang diduga expired ke media sosial.

Sebagaimana diberitakan, Bidasari menuding pihak Puskesmas Minasatene sudah memberikan anaknya obat expired. Selain tanggal expired Agustus, setelah makan obat yang diberikan, anaknya muntah-muntah.

(tajuddin mustaming/pojoksulsel)



loading...

Feeds

Indonesia Vs Vietnam: Laga Krusial

KALAU timnas Indonesia U-22 ingin lolos ke semifinal, kuncinya adalah memangangkan pertandingan Selasa malam ini (22/8). Tim berjuluk Garuda Muda …