Kata Rusman Ali, Rahman dan Supriadi Sama-sama Terluka. Ini Penjelasannya

POJOKSULSEL.com, MAKASSAR – Insiden memalukan terjadi di Turnamen Futsal Kejati Cup II di Lapangan Futsal Goro, Sabtu (5/8/2017), yang pesertanya dari seluruh media di Makassar. Bentrokan pemain dan official antartim tak terhindarkan. Akibatnya, dua orang menderita luk-luka.

Adalah wartawan Indosiar Rahman yang merupakan pemain dari PSPB menderita luka robek di bagian wajah. Begitu juga official Tim Futsal Sulselsatu.com, Supriadi yang menderita luka robek pada bibir.

Berikut penjelasan Direktur Sulselsatu.com Rusman Ali yang menyayangkan insiden keributan di Turnamen Futsal Kejati Cup II, sebagaimana dikutip dari sulselsatu.

Keributan melibatkan pemain- pemain dan official Tim Futsal Sulselsatu.com dengan Tim Futsal PSPB di akhir pertadingan antara kedua tim. Diawali dengan perkelahian di antara pemain yang menyulut emosi official kedua tim yang merangsek masuk ke lapangan.

Saat official kedua tim masuk ke lapangan, keributan pun tak terhindarkan. Pemain PPSB Rahman menderita luka robek di bagian wajah. Sementara official Tim Futsal Sulselsatu.com, Supriadi juga menderita luka robek di bagian bibir akibat dikeroyok.

“Saya sangat menyesalkan kejadian ini karena ini sama sekali tidak kita inginkan terjadi di turnamen antara media yang digelar oleh Kejati Sulsel,” kata Rusman menyikapi insiden keributan di turnamen yang melibatkan media – media besar di Makassar, Sabtu 5 Agustus 2017.

Ia menegaskan, jika Supriadi memang adalah benar adalah salah satu kru Sulselsatu.com. Di dalam Tim Futsal, Supriadi menjabat salah satu official tim yang mendampingi Tim Futsal Sulselsatu.com di turnamen itu.

“Jadi Supriadi adalah tim official di Tim Futsal dan bukan ajudan Pak Rudianto Lallo,” ungkap Rusman Ali.

Rusman mengaku, akan berkomunikasi dengan kedua korban dan mencari jalan terbaik pasca insiden. Apalagi, kejadian tersebut berlangsung di dalam sebuah turnamen resmi yang digelar oleh Kejati Sulselbar.

“Kita mau cari jalan terbaik pasca insiden, nanti kita komunikasi dengan kedua korban,” ungkap Rusman.

(islamuddin dini/pojoksulsel)



loading...

Feeds